Rabu, 8 April 2020

Ketua KOI Pastikan Olimpiade 2020 Tokyo Masih Sesuai Jadwal

Reporter:

Irsyan Hasyim (Kontributor)

Editor:

Hari Prasetyo

Selasa, 25 Februari 2020 19:53 WIB

Kembang api menghiasi langit di dekat cincin Olimpiade yang menyala dalam sebuah upacara memperingati enam bulan sebelum dimulainya Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, dalam foto yang diambil oleh Kyodo, Jumat (24/1/2020). (ANTARA/REUTERS/KYODO)

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, mengatakan Olimpiade 2020 di Tokyo masih sesuai jadwal yakni 24 Juli-9 Agustus.

"Sampai hari ini belum ada keputusan yang diambil oleh IOC (Komite Olimpiade Internasional) maupun NOC (Komite Nasional Olimpiade) Jepang dan panitia Olimpiade maupun Paralimpik terkait (virus) corona," kata Oktohari di Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.

Menurut Oktohari, kerugian besar bakal ditanggung oleh panitia jika menunda penyelenggaraan Olimpiade. Ia menyebutkan bahwa untuk menggeser hari saja bakal menghabiskan dana yang sangat besar.

Advertising
Advertising

"Apalagi kalau diingat Jepang ini memenangkan bidding Olimpiade tidak mudah. Mereka pernah kalah satu kali dan menghabiskan uang triliunan dan ini menang dan sekarang mereka sangat serius mempersiapkan Olimpiade," kata dia.

Oktohari yang juga ketua Ikatan sport Sepeda Indonesia (ISSI) menyebutkan Olimpiade Tokyo digelar pada musim panas. Menurut dia, suhu Kota Tokyo pada penyelenggaraan Olimpiade bisa mencapai 37 derajat celcius. "Kemungkinan virus tidak bakal berkembang, kemungkinan," kata dia.

Menurut dia, dampak paling nyata virus corona kepada ajang kualifikasi Olimpiade 2020. Ia menyebutkan banyak kualifikasi cabang olahraga yang harus memindahkan lokasi pelaksanaan. "Salah satunya tinju yang harusnya di Cina pindah ke Oman, panjat tebing juga bisa digeser, balap sepeda juga ada yang digeser. Proses kualifikasi tetap jalan tapi pindah tempat," kata dia.

IRSYAN HASYIM