Sabtu, 4 April 2020

Olimpiade Terancam Virus Corona, Menpora Tunggu Saran Kemenkes

Reporter:

Antara

Editor:

Nurdin Saleh

Kamis, 27 Februari 2020 20:30 WIB

Menpora Zainudin Amali. TEMPO/Irsyan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali akan mengikuti saran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) soal partisipasi Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo di tengah kondisi penyebaran wabah virus corona yang masih tak terkendali hingga saat ini.

"Jika Jepang mengambil keputusan itu (membatalkan Olimpiade) itu urusan dalam negeri mereka. Tetapi kita juga punya pemerintah, ada Kemenkes. Kita tunggu dari sana. Apa yang disampaikan Kemenkes itu yang kami ikuti," kata Zainudin di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis.

Penyebaran virus corona kian mengkhawatirkan. Sejumlah negara di Asia dan Eropa telah melaporkan ada kasus positif virus corona di negaranya.

Advertising
Advertising

Di Jepang, virus yang diberi nama COVID-19 oleh WHO itu telah mencatatkan 172 orang terinfeksi, yang sejauh ini dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat virus mematikan itu.

Kondisi tersebut mengancam pembatalan Olimpiade 2020 Tokyo yang dijadwalkan digelar pada 29 Juli-9 Agustus.

Wacana itu diungkapkan oleh anggota senior Komite Olimpiade Internasional (IOC) Dick Pound. Ia mengatakan Olimpiade Tokyo mungkin saja dibatalkan jika penyebaran virus corona semakin mengancam.

"Anda mungkin akan lebih mempertimbangkan pembatalan. Di periode tersebut, menurut saya orang-orang harus bertanya apakah kondisinya sudah terkendali sehingga kami bisa pergi ke Tokyo," ujar Pound dalam wawancara ekslusif bersama kantor berita AS, Associated Press, Rabu.

Namun apabila IOC memutuskan akan menggelar Olimpiade Tokyo sesuai jadwal, Zainudin tetap akan meminta saran dari Kemenkes soal apakah Kontingen Indonesia bisa berpartisipasi atau tidak.

IOC baru akan mengambil keputusan soal penyelenggaraan Olimpiade 2020 Tokyo pada Mei mendatang.

"Kami tidak mungkin memutuskan langkah di luar kompetisi. Apalagi ini urusan kesehatan, virus, itu urusan Kemenkes," ucapnya.

Akan tetapi, Zainudin memastikan wacana pembatalan Olimpiade itu tidak akan mengganggu proses pencairan dana pelatnas persiapan Olimpiade 2020 bagi cabang-cabang olahraga.

"Memorandum of Understanding (MoU) dengan cabang olahraga yang biasa kami lakukan itu untuk pembinaan jangka panjang. Jadi tidak semata-mata untuk Olimpiade," kata Menpora.