Sabtu, 4 April 2020

IOC Pilih Batalkan Olimpiade 2020 jika Virus Corona Tak Teratasi

Reporter:

Antara

Editor:

Yudono Yanuar

Kamis, 27 Februari 2020 20:31 WIB

Lapangan indoor dengan kubah (dome) di kompleks olahraga J-Village yang akan menjadi titik awal pawai obor Olimpiade Tokyo 2020. (ANTARA/Suwanti)

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) Dick Pound melemparkan wacana soal kemungkinan pembatalan Olimpiade 2020 Tokyo apabila penyebaran wabah virus corona masih tak terkendali.

Dick Pound yang menjadi anggota IOC sejak 1978 itu mengungkapkan bahwa apabila Olimpiade Tokyo harus mundur dari jadwal yang sudah ditetapkan, IOC bakal lebih memilih opsi pembatalan ketimbang ditunda ataupun memindahkan lokasi penyelenggaraan.

"Anda mungkin akan lebih mempertimbangkan pembatalan," katanya.

"Di periode tersebut, menurut saya orang-orang harus bertanya apakah kondisinya sudah terkendali sehingga kita bisa pergi ke Tokyo," ujar Pound dalam wawancara eksklusif dengan kantor berita Associated Press (AP), Rabu, 26 Februari 2020.

Namun IOC akan mencoba menunggu perkembangan terkini dalam satu atau dua bulan ke depan. Keputusan terkait pembatalan atau kelanjutan Olimpiade 2020 akan ditetapkan selambat-lambatnya pada Mei 2020.

"Karena banyak yang harus dilakukan seperti meningkatkan keamanan, mulai dari makanan, perkampungan atlet, hotel. Media juga akan berada di sana untuk kepentingan liputan," ujarnya.

Kendati penyelenggaraan Olimpiade 2020 di ambang pembatalan, IOC meminta agar para atlet tetap mempersiapkan diri berlomba di pesta olahraga terakbar itu.

"Sejauh ini yang kami tahu, kami akan tetap ke Tokyo. Jadi untuk para atlet, tetaplah fokus berlatih dan yakinlah IOC tidak akan mengirimkan kalian ke situasi pandemik," katanya.

Meski IOC mengisyaratkan kemungkinan pembatalan, Pound menilai hal tersebut sebenarnya tak mudah dilakukan, sebab dikhawatirkan mengganggu kalender olahraga lainnya.

"Anda tidak bisa begitu saja menunda sesuatu dengan skala sebesar Olimpiade," katanya.

Apabila Olimpiade 2020 benar-benar dibatalkan, itu akan menjadi kejadian pertama sejak diadakan pada 1896.

Sebelumnya, Olimpiade 1940 di Tokyo juga dibatalkan disebabkan Perang Dunia II. Sementara Olimpiade 2016 Rio de Janeiro tetap terlaksana sesuai jadwal meski adanya ketakutan akan wabah virus Zika.

Virus corona yang diberi nama resmi COVID-19 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memaksa pembatalan, penundaan, atau relokasi puluhan acara termasuk Kejuaraan Dunia dan kualifikasi Olimpiade. Di Jepang tercatat ada 172 kasus infeksi corona, yang sejauh ini telah terkonfirmasi dua kematian.