Sabtu, 4 April 2020

Olimpiade 2020 Diundur, Yenny Wahid: Agenda Panjat Tebing Ditunda

Reporter:

Irsyan Hasyim (Kontributor)

Editor:

Hari Prasetyo

Kamis, 26 Maret 2020 21:57 WIB

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Periode 2019-2023, Yenny Wahid saat ditemui di Kawasan Rasuna Said, Senin, 23 Desember 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

TEMPO.CO, Jakarta- Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia, Zannuba Ariffah Chafsoh, yang akrab dipanggil Yenny Wahid, mengatakan telah melakukan konferensi melalui video dengan Presiden Panjat Tebing Internasional (IFSC) Marco Scolaris pada 25 Maret 2020, terkait penundaan Olimpiade 2020.

Yenny Wahid ini mengatakan dihasilkan keputusan untuk menunda seluruh kejuaraan panjat tebing termasuk yang berstatus kualifikasi Olimpiade.

"IFSC akan terus berkoordinasi dengan IOC (Intenational Olympic Committee) dan akan mengupdate apabila ada perkembangan terbaru," kata Yenny kepada Tempo, Kamis, 26 Maret 2020.

Advertising
Advertising

Sebelumnya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Komite IOC Thomas Bach sepakat menunda Olimpiade Tokyo 2020 sampai musim panas 2021.

Yenny mengatakan Marco menitipkan pesan kepada seluruh atlet dan pengurus panjat tebing seluruh dunia untuk mematuhi protokol kesehatan dengan tetap berada di rumah. "Bahkan dia menyatakan bahwa batu dan tembok tidak akan bergerak, tetapi virus akan bergerak. Karenanya penting bagi kita semua untuk menjaga jarak dengan tetap tinggal di rumah," ungkapnyai.

Fokus utama semua pihak, kata dia, adalah pemulihan dari virus corona. Yenny kembali menyampaikan pesan Marco bahwa kondisi dunia saat ini sedang sakit, karenanya harus disembuhkan dulu sebelum kita bisa berlaga kembali."Insan panjat tebing Indonesia sudah bersepakat untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan social distancing atau jaga jarak," kata dia.

Salah satu turnamen yang ditunda yakni Kejuaraan Asia Panjat Tebing yang bakal digelar di Morioka, Jepang, pada Mei 2020. Ajang tersebut merupakan kualifikasi menuju Olimpiade 2020 Tokyo.

IRSYAN HASYIM