Jumat, 3 Juli 2020

Indah Cahya Sari Targetkan Emas di Kejuaraan Dunia Junior 2020

Reporter:

Irsyan Hasyim (Kontributor)

Editor:

Yudono Yanuar

Rabu, 3 Juni 2020 17:45 WIB

Ganda campuran junior Indonesia Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil merebut gelar juara German Junior 2020 setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Hak Joo Lee/A Yeon Yoo dengan skor 6-21, 21-16, 21-10 di Sportarena Berlin, Jerman, Minggu 8 Maret 2020. (PBSI)

TEMPO.CO, Jakarta - Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF telah memundurkan waktu pelaksanaan Kejuaraan Dunia Junior 2020. Namun hal tersebut tak menyurutkan pemain spesialis ganda campuran, Indah Cahya Sari Jamil untuk merebut gelar juara di sana.

Indah berharap mampu membawa pulang medali emas dari kejuaraan tertinggi level junior tersebut.

Imbas wabah Covid-19, Kejuaraan Dunia Junior yang semula akan digelar pada 28 September-11 Oktober di Auckland, Selandia Baru, bergeser menjadi 11-24 Januari 2021.

Advertising
Advertising

Indah sendiri sejauh ini sudah dua kali ambil bagian dari turnamen ini. Pada tahun 2018, atlet kelahiran Makassar tersebut berhasil merebut medali emas sektor ganda campuran, bersama Leo Rolly Carnando.

Indah Cahya Sari Jamil (Instagram/Indah Cahya Sari Jamil)

Kemudian di tahun 2019, Leo/Indah membawa pulang medali perak. Di tahun yang sama, Indah bersama tim junior Indonesia lainnya juga sukses merebut Piala Suhandinata untuk yang pertama kalinya.

“Inginnya tahun ini bisa juara. Kan ini tahun terakhir juga buat saya. Pengen penutupan yang baik, insya Allah. Tapi tetap fokus step by step. Walaupun harus tertunda karena wabah ini, nggak apa-apa. Hitung-hitung persiapan saya lebih panjang,” kata Indah, Rabu, 3 Juni 2020.

Berbicara soal peluang, Indah mengaku cukup waspada dengan calon lawan yang akan dihadapinya. Beberapa pemain bagus dikatakan Indah sudah banyak bermunculan dari berbagai negara.

“Peluangnya ada, tapi nggak gampang juga. Kemarin di turnamen terakhir Jerman dan Belanda juga lawannya ada yang alot. Padahal itupun Cina belum ada yang ikut tanding di sana," katanya.

"Soal partner juga kan belum tahu, tergantung pelatih nanti gimana, saya ikut aja. Terakhir main setelah Leo naik ke usia senior, saya berpasangan sama Teges (Satriaji Cahyo Hutomo),” ucap Indah.

Teges/Indah melakukan debutnya pada Februari lalu di turnamen Austrian Open 2020. Meski bermain di level turnamen senior, mereka mampu tampil baik dan mencapai babak perempat final. Setelah itu Teges / Indah berhasil mencetak prestasi dengan merebut dua gelar juara pada Dutch Junior International 2020 dan German Junior 2020, Maret lalu.

IRSYAN HASYIM