Senin, 21 September 2020

Basket IBL akan Bergulir Lagi, Doni Monardo: Taati Konsensus yang Disepakati

Reporter:

Irsyan Hasyim (Kontributor)

Editor:

Hari Prasetyo

Kamis, 17 September 2020 14:04 WIB

Sejumlah pebasket klub Amartha Hangtuah berlatih di mes milik klubnya di Kemang, Jakarta, Jumat 12 Juni 2020. Sebagian pemain klub yang berasal dari luar Jakarta tetap berlatih di mes tersebut di tengah pandemi COVID-19 hampir selama tiga bulan terakhir untuk menjaga kebugaran sehingga target klub untuk melaju babak 'final four' Indonesian Basketball League (IBL) 2020 dapat tercapai. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta- Kompetisi bola basket IBL akan kembali bergulir. Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) dan pengelola IBL telah menandatangani Nota Kesepahaman Penyelenggaraan Olahraga yang Aman Covid-19 pada Kamis, 17 September 2020.

Baca Juga: Liga Basket IBL Dilanjutkan Oktober di Jakarta, Tanpa Penonton

Penandatangan nota kesepahaman penyelenggaraan olahraga yang aman ini dilakukan Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan Menpora Zainudin Amali, PSSI, Perbasi dan IBL. Acara penandatanganan ini dilakukan secara virtual.

Advertising
Advertising

"Kami berterima kasih kepada Kemenpora yang memfasilitasi PP Perbasi dan BNPB. Terima kasih juga kepada BNPB yang dengan tangan terbuka menyambut baik PP Perbasi dan IBL dalam rangka pelaksanaan kembali IBL agar sesuai standar kesehatan guna mencegah penularan covid-19," ujar Danny Kosasih, ketua PP Perbasi dalam sambutannya secara virtual.

"Dengan dapat berjalannya liga maka dapat meningkatkan prestasi bola basket karena FIBA Asia Cup 2021 akan dilaksanakan di Jakarta, begitu juga Piala Dunia Bola Basket 2023 serta bisa memberikan hiburan bagi masyarakat pengemar bola basket," kata Danny menambahkan. IBL 2020 rencananya akan digelar kembali pada 13 Oktober 2020 di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB, Doni Monardo, berpesan agar penyelenggaraan IBL sesuai komitmen dengan tak menghadirkan penonton dan dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pemain dengan ketat.

"Perlu dipastikan kompetisi bola basket dan sepak bola dilakukan tanpa penonton. Mohon ini jadi perhatian penyelenggara untuk menaati konsensus yang disepakati," ujar Doni.

Doni juga meminta Perbasi dan PSSI memastikan para peserta yang akan ikut di Liga 1 dan IBL tak memiliki riwayat penyakit bawaan karena akan sangat riskan jika tertular virus corona Covid-19.
"Harus diperhatikan seluruh pemain dan ofisial untuk melakukan tes PCR. Kami dari Satgas akan memberikan fasilitas dan dukungan kepada penyelenggara baik kepada pemain maupun unsur pendukung lain," kata dia.

"Dan itu harus dilakukan secara berkala sehingga kita bisa memastikan seluruh peserta dan kegiatan berjalan dengan aman," ujar Doni Monardo yang juga ketua Satgas Penanganan Covid-19.

IRSYAN HASYIM