Jaga Fokus di Bali United, Stefano Lilipaly Boyong Keluarga

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri Stefano Lilipaly, Carmen Rowena Lumanauw, menggendong anaknya Jax Elion seusai menonton pertandingan Bali United Vs Arema di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu, 8 Oktober 2017. Tempo/Bram Setiawan

    Istri Stefano Lilipaly, Carmen Rowena Lumanauw, menggendong anaknya Jax Elion seusai menonton pertandingan Bali United Vs Arema di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu, 8 Oktober 2017. Tempo/Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Gianyar - Pemain Bali United, Stefano Lilipaly, mengajak keluarganya tinggal di Bali. Istri Lilipaly, Carmen Rowena Lumanauw mengatakan menyukai suasana di Bali.

    "Mungkin saya suka pantai," katanya seusai menonton pertandingan Bali United Vs Arema di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu, 8 Oktober 2017.

    Namun menurut Carmen terik matahari di Bali sangat menyengat. Hal tersebut membuat dirinya agak sulit untuk mengajak jalan-jalan sang buah hati yang masih berumur 4 bulan, Jax Elion Lilipaly.

    "Susah kalau mau ajak dia (Jax Elion) karena panas," ujarnya. Saat ini keluarga Stefano Lilipaly tinggal di hotel seputaran Kuta. "Saya mesti cari rumah di sini (Bali). Di hotel sedikit susah kalau dengan (merawat) bayi," tuturnya.

    Istri Lilipaly adalah keturunan Manado-Belanda. Saat berbicara dengan awak media, ia fasih berbahasa Indonesia. Meskipun sesekali berbicara bahasa Inggris.

    Bagi Lilipaly, kehadiran istri dan anaknya semakin membuat dia betah tinggal di Bali. "Perasaan saya semakin baik karena keluarga di sini (Bali)," katanya.

    Menurut Stefano Lilipaly kemampuan istrinya yang fasih berbahasa Indonesia sangat baik untuk pertumbuhan pergaulan Jax Elion di Bali. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.