Minggu, 24 Juni 2018

Kisah Nick Kyrgios, Petenis yang Suka Ngacir dari Lapangan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Australia Nick Kyrgios melempar raketnya usai gagal meraih poin saat bertanding melawan petenis Rep. Ceko Tomas Berdych dalam Australia Terbuka di Melbourne Park, Australia, 22 Januari 2016. REUTERS

    Petenis Australia Nick Kyrgios melempar raketnya usai gagal meraih poin saat bertanding melawan petenis Rep. Ceko Tomas Berdych dalam Australia Terbuka di Melbourne Park, Australia, 22 Januari 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet Australia Nick Kyrgios berulah di turnamen tenis Shanghai Masters. Ia didenda US$ 10.000 dan cek sebesar US$ 21.000 yang harusnya ia terima sebagai uang tampil tak diberikan.

    Hukuman itu dijatuhkan setelah ia memilih ngeloyor dari lapangan saat melawan Steve Johnson di babak pertama Selasa lalu. Saat itu ia baru mengalami kekalahan di set pertama.

    Kyrsios kalah pada tiebreak saat melawan Johnson. Setelah set berakhir, ia kemudian berjalan menuju net, menjabat tangan petenis lawan yang berasal dari Amerika, lalu meninggalkan lapangan. Lawannya melongo, sedang wasit Fergus Murphy terlihat kebingungan.

    Di set pertama ia bermain buruk dan dua kali ditegus wasit karena karena memukul bola ke luar lapangan serta memaki dengan kata korot. Ketika pemain 22 tahun memilih pergi usai set pertama, penonton pun mencemoohnya dengan keras.

    ATP mengatakan pada Rabu bahwa Kyrgios telah dihukum karena "tindakan tidak sportif". Pemain itu telah gagal menyelesaikan pemeriksaan medis untuk menjelaskan tindakan-tindakannya.

    Kyrgios, yang menghuni peringkat 21 dunia, belakangan menyampaikan melalui Twitter bahwa ia menderita sakit perut dan mengalami masalah pada bahunya.

    "Saya berjuang melawan sakit perut pada 24 jam terakhir dan saya berusaha untuk siap namun saya benar-benar mengalami kesulitan di lapangan pada hari ini, di mana menurut saya hal itu sangat terbukti dari poin pertama," kata Kyrgios.

    "Bahu saya mulai sakit saat berlatih yang sama sekali tidak membantu dan saat saya kalah pada set pertama, saya hanya tidak cukup kuat untuk meneruskannya. Saya tidak makan terlalu banyak pada 24 jam terakhir."

    Tahun lalu, Kyrgios didenda US$ 16.000 dan diskors delapan pekan karena dengan sengaja menyerah saat ia kalah pada putaran kedua dari Mischa Zverev di Shanghai.

    Hukuman untuk "sikap yang berlawanan dengan integritas permainan" itu dikurangi menjadi tiga pekan setelah ia setuju untuk "menjalani perawatan" di bawah arahan para psikolog olahraga.

    Ia juga sempat dihukum pengurangan poin saat melawan petenis peringkat satu dunia Rafael Nadal di turnamen tenis Cina Terbuka pekan lalu, menyusul perselisihannya dengan wasit. Demikian laporan Reuters.


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.