Minggu, 23 September 2018

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior: Indonesia Dihentikan Cina

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana latihan di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Suasana latihan di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim bulu tangkis Indonesia gagal melangkah ke semifinal Kejuaraan Dunia Junior setelah dihentikan Cina 1-3 di GOR Amongrogo Yogyakarta, Kamis.

    Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti, sedih dengan hasil itu. "Namun, memang hasil undian di pool bawah sangat berat karena hampir seluruh tim memiliki kekuatan merata. ini hasil terbaik dari tim Indonesia," kata dia.

    Pada partai pertama, ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Andan Maulana harus menyerah 21-13, 18-21, 15-21 pada pasangan Cina Fan Qiuyue/Wang Chang.

    Pada game pertama, pasangan tuan rumah tampil cemerlang dengan permainan cepat yang mampu menekan lawan. Namun, dalam dua game berikutnya mereka tidak mampu mengembangkan permainan Cina.

    Indonesia menyamakan kedudukan pada partai kedua melalui tunggal putri andalan Indonesia Gregoria Mariska Tunjung yang menang dua gim langsung 21-17, 21-17 atas Han Yue.

    Namun, Indonesia kembali tertinggal setelah Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu tidak mampu mengatasi permainan Yupeng Bai yang menang 21-16, 15-21, 21-13.

    Cina akhirnya memastikan tempat di babak semifinal melalui partai keempat saat ganda putri mereka Liu Xuanxuan/Yuting Xia menang dua gim langsung atas Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto 21-9, 21-15.

    Susi menyatakan hasil itu akan dievaluasi menyeluruh. "Rata-rata, pemain bisa tampil baik di gim pertama namun harus menyerah di dua gim sisanya. Kami akan evaluasi tentang konsentrasi, stamina dan fokus pemain," katanya.

    Susy menyebut, World Junior Championships ini bisa dijadikan gambaran tentang peta kekuatan pemain bulutangkis senior di masa yang akan datang.

    Sementara itu, Manajer Tim Cina Ding Ke mengatakan kedua tim baik Indonesia maupun Tiongkok bermain baik dan mampu menyuguhkan tontonan yang menarik.

    "Hari ini, kami hanya berusaha menampilkan permainan terbaik untuk bisa memenangi pertandingan dan menyuguhkan tontonan menarik untuk penonton," katanya.

    Untuk kekalahan di tunggal putri, Ding menyebut, bahwa hal tersebut terjadi karena pemain andalan mereka Han Yue tidak dalam kondisi terbaik. "Tetapi, saya yakin ia bisa menampilkan permainan terbaik pada pertandingan berikutnya," katanya.

    Pada semifinal kejuaraan bulu tangkis junior ini, Cina akan bertemu Jepang, yang harus berjuang keras sebelum menang 3-2 atas Thailand. Sedangkan Indonesia akan berhadapan dengan Thailand untuk perebutan peringkat lima hingga delapan.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.