Minggu, 23 September 2018

Satlak Prima Dibubarkan, Olympic Center Harus Segera Beroperasi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet Taekwondo melakukan pemanasan saat mengikuti Pelatnas SEA Games 2017 di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta, 13 Juli 2017. Atlet Taekwondo Indonesia akan mengikuti sembilan dari 16 nomor yang dipertandingkan pada ajang SEA Games 2017 Kuala Lumpur, dengan menerjunkan 12 atlet. ANTARA FOTO

    Atlet Taekwondo melakukan pemanasan saat mengikuti Pelatnas SEA Games 2017 di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta, 13 Juli 2017. Atlet Taekwondo Indonesia akan mengikuti sembilan dari 16 nomor yang dipertandingkan pada ajang SEA Games 2017 Kuala Lumpur, dengan menerjunkan 12 atlet. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Achmad Sutjipto menyarankan pemerintah memberi tempat baru bagi fungsi kepelatihan high performance program yang selama ini dilaksanakan Satlak Prima. Hal ini dilakukan jika pembubaran Satlak Prima jadi dilakukan. 
     
    Olympic Centre di Cibubur atau Sentra Pembinaan Olahraga Terpadu (SPORT) Indonesia, menjadi lokasi yang ia nilai paling tepat untuk melaksanakan program ini. 
     
    "Saya mengimbau kepada Pak Menteri, untuk segera kompleks Olympic Centre Cibubur itu dioprasionalkan dan tenaga ahli di Satlak Prima, jika memang dibubarkan, itu mengawaki (unit tersendiri) di sana," kata Sutjipto saat ditemui di kantornya. 
     
    Selama dua tahun ini, Sutjipto mengatakan Satlak melaksanakan high performance program bagi para atlet potensial medali. Program ini membuat Satlak telah mengumpulkan banyak ahli di bidangnya masing-masing.
     
    Mencuatnya wacana pembubaran Satlak Prima, membuat Sutjipto khawatir program ini tak akan berlanjut. Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri mewacanakan akan langsung meminta Pengurus Besar (PB) tiap cabang olahraga untuk melakukan high performance program ini. 
     
    Meski begitu, Sutjipto sedikit ragu dengan wacana tersebut. Ia mengatakan program itu sangat kompleks. Berbagai kebutuhan atlet mulai dari asupan nutrisi hingga recovery program, telah dibuat programnya secara terstruktur oleh ahli-ahli di Satlak Prima. 
     
    "Ini sangat kompleks, dan tak bisa dilakukan oleh sebatas pelatih saja. Unit ini akan membantu," kata Sutjipto.
     
    SPORT Indonesia di Cibubur sendiri berlokasi di eks Rumah Sakit Olahraga Nasional. Program pembangunan pusat pelatihan 11 cabang olahraga nasional ini tertunda, setelah Presiden Joko Widodo mengalihkan anggaran pembangunannya ke sport science di tiga Universitas. 
     
    Selama ini, high performance program dijalankan oleh Satlak Prima untuk atlet andalan nasional. Namun belakangan, Dewan Pembina Asian Games 2018 Jakarta Palembang Jusuf Kalla, mengatakan agar birokrasi keperluan atlet yang panjang dapat dipotong. Satlak Prima dinilai sebagai lembaga yang memperpanjang alur birokrasi hingga dipertimbangkan untuk dibubarkan. 

     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.