Minggu, 18 November 2018

Asian Games 2018: OCA Tak Mau Tambah Nomor Lomba, tapi...

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden OCA Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah bersama Ketua Pengarah Asian Games 2018, Jusuf Kalla, dan Menteri Koordinator Pengembangan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani saat menandatangani adendum Host City Contract, di INASGOC Headquarters, Senayan, Ahad, 15 Oktober 2017. Tempo/Egi Adyatama

    Presiden OCA Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah bersama Ketua Pengarah Asian Games 2018, Jusuf Kalla, dan Menteri Koordinator Pengembangan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani saat menandatangani adendum Host City Contract, di INASGOC Headquarters, Senayan, Ahad, 15 Oktober 2017. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Komite Olimpiade Asia (OCA) memastikan cabang olahraga di Asian Games 2018 Jakarta Palembang akan berjumlah 40. Jumlah nomor pertandingan pun tidak berubah yakni, 462. Namun OCA memastikan beberapa nomor pertandingan masih dapat berubah. 
     
    "Ini yang sedang kemungkinan nomor event-nya tidak nambah, tapi nomor event di beberapa di olahraganya berganti," kata Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 Jakarta Palembang (INASGOC) Erick Thohir, saat penandatanganan adendun Host City Contract (HCC) bersama OCA di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Ahad, 15 Oktober 2017. 
     
    Sebelumnya, Indonesia memang kerkali-kali bernegosiasi dengan OCA terkait penambahan nomor pertandingan. Indonesia masih menginginkan adanya nomor pertandingan andalan Indonesia, untuk mendongkrak perolehan medali nanti.
     
    Menurut Erick, Presiden OCA Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah mengerti hal tersebut. Dalam pertemuan itu, Sheikh Ahmad mengatakan nomor pertandingan yang telah disepakati saat ini, masih bisa ditukar jika dinilai tak populer.
     
    "Tadi saya dengar Sheikh bilang, even-even yang tak populer di Indonesia ngapain dipertahankan," kata Erick. 
     
    Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menanggapi positif keputusan ini. Ia menilai hal ini bisa menjadi peluang Indonesia untuk melihat secara lebih detail terkait peluang nomor pertandingan yang bisa dimainkan.
     
    Ia pun akan segera membahas dengan INASGOC dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait hal ini. Jika sudah diputuskan, nomor pertandingan akan diajukan kembali ke OCA. Para Ketua tiap cabang olahraga pun akan segera dipanggil untuk ikut membahas hal ini.
     
    "Peluang ini tak boleh disia-siakan. Nomor-nomor event yang tidak begitu dikenal, masih mungkin untuk dibicarakan lebih lanjut. Bukan ditambah, tapi dilakukan negosiasi ulang," kata Imam. 
     
    Imam pun menargetkan pembahasan nomor pertandingan Asian Games 2018 itu akan segera dirampungkan. Ia tak ingin keputusan penentuan nomor pertandingan justru membuat persiapan atlet terhambat. 
     
     

     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.