Selasa, 20 Februari 2018

Test Event Akuatik Asian Games 2018 Ajang Seleksi Timnas Renang

Reporter:

Egi Adyatama

Editor:

Nurdin Saleh

Selasa, 5 Desember 2017 07:49 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Test Event Akuatik Asian Games 2018 Ajang Seleksi Timnas Renang

    Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan atlet renang nasional disela-sela peresmiaan empat venue Asian Games di Stadion Aquatik, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, 2 Desember 2017.. Keempat venue yang telah selesai direnovasi, yaitu lapangan hoki, lapangan sepakbola ABC, lapangan panahan dan stadion aquatik nantinya akan digunakan sebagai venue Asian Games XXVIII Tahun 2018. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) mengatakan test event CIMB Niaga Indonesia Open Aquatic Championship 2017, akan dijadikan ajang seleksi bagi timnas akuatik untuk Asian Games 2018. Ia pun meminta agar para atlet yang bertanding, untuk menampilkan performa terbaiknya. 
     
    "Kami harap mereka betul-betul serius mempersiapkan dan tampil secara maksimal agar kami juga bisa melihat mengukur bahkan mengevaluasi prestasi mereka untuk bisa mencapai hasil maksimal," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PRSI, Wisnu Wardana, saat ditemui di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Senin, 4 Desember 2017. 
     
    Di cabang renang, ada 1.500 atlet yang akan ikut turnamen ini, yang dimulai hari ini. Dua negara tetangga ikut terlibat, yakni Korea Selatan dan Singapura. Atlet peraih medali di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur juga akan ikut turun, seperti Siman Sidartawa, Gagarin Nathaniel Yus, Triady Fauzi, dan Indra Gunawan. 
     
    Ia mengatakan saat ini, Pelatnas renang diisi oleh delapan atlet. Mereka adalah Siman, Gagarin, Triady, Indra, Aflah Fadlan Prawira, Glenn Victor Susanto, Ricky Anggawijaya, dan perenang muda Azzahra Permata Hani. Wisnu mengatakan sistem promosi dan degradasi masih akan diterapkan untuk saat ini. 
     
    "Mudah-mudahan awal Januari seluruh atlet pelatnas sudah tebentuk dan mereka langsung kami kirim untuk training camp," kata Wisnu. Untuk cabang renang, Amerika Serikat atau Australia menjadi tujuan training camp. 
     
    Wisnu mengatakan sebenarnya PB PRSI menginginkan jumlah atlet pelatnas renang Asian Games 2018 ditambah. Hal ini masih dinegosiasikan dengan pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. 
     
    "Kami berharap bisa lebih dari itu karena ada saran dari pihak KONI dan Kemenpora paling tidak sebagai tuan rumah, paling tidak memberikan kesempatan pada atlet-atlet untuk tampil di negara sendiri. Mudah-mudahan bisa lebih dari 20," kata Wisnu. 
     
     

     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2018, Ada 8 Provinsi Rawan Politik Identitas

    Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum, Rahmat Bagja, mengatakan ada 8 provinsi penyelenggara Pilkada 2018 yang dianggap rawan politik identitas.