Selasa, 21 Agustus 2018

Asian Games 2018: Wapres JK Tinjau Kesiapan Arena di Palembang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla beserta rombongan meninjau persiapan venue-venue olahraga di Palembang menjelang Asian Games 2018, Kamis 7 Desember 2017. Tempo/Ahmad Supardi

    Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla beserta rombongan meninjau persiapan venue-venue olahraga di Palembang menjelang Asian Games 2018, Kamis 7 Desember 2017. Tempo/Ahmad Supardi

    TEMPO.CO, Palembang -Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla meninjau persiapan Kota Palembang selaku tuan rumah Asian Games 2018, Kamis, 7 Desember 2017.

    Tiba di Palembang Ia langsung melihat dan mencoba arena Bowling Centre Jakabaring. “Tidak ada masalah venue, kita Optimistis dengan pelaksanaan Asian Games 2018,” ujar Wapres.

    JK juga meninjau arena menebak, voli pantai, dayung, dan sepak takraw, dan Gelora Sriwijaya Jakabaring.

    Asian Games 2018 akan digelar di Jakarta dan Palembang. Pelaksanaannya pada 18 Agustus 2018 sampai 2 September 2018 nanti.

    Pesta olahraga akbar tingkat Asia ini akan diikuti 45 negara, mempertandingkan 41 cabang dengan diikuti lebih dari 12 ribu atlet. “Atlet kita siap, kita optimistis,” kata JK.

    Dari pantauan Tempo, arena yang dikunjungi Jusuf Kalla di Jakabaring masih dalam pembangunan dan perbaikan.

    Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang menjelaskan, venue boling dan menembak memang masih dalam proses pembangunan. "Target selesai Desember,” katanya.

    Ia juga menuturkan, arena sepatu roda dan skateboard juga akan dibangun. “Namun agak telat,” katanya. “Permintaannya baru, tapi kita akan segera bangun."

    Pembangunan dua venue baru itu akan dimulai pada bulan Januari dan ditargetkan selesai Mei. “Tes event setelah itu,” katanya.

    Arena panjat tebing juga akan dibangun Januari dengan target selesai Maret 2018. “Bantuan dari BUMN,” tegas Muddai.

    Keterlambatan pembangunan sebagian arena Asian Games 2018 itu terjadi karena prosedur administrasi. “Kita tak mau melanggar aturan,” kata Muddai.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.