Senin, 19 Februari 2018

Wajah Baru Stadion GBK: 76.127 Kursi dan 620 Lampu LED

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Hari Prasetyo

Kamis, 11 Januari 2018 10:43 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wajah Baru Stadion GBK: 76.127 Kursi dan 620 Lampu LED

    Pekerja menyelesaikan tahap renovasi Stadion Gelora Bung Karno untuk persiapan Jelang Asian Games 2018 di GBK, Jakarta, 25 Oktober 2017. Asian Games 2018 akan digelar pada 18 September -18 Oktober 2018. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Renovasi Stadion GBK (SUGBK) telah rampung. Rencananya stadion ini siap menjadi tuan rumah saat Timnas Indonesia menjamu Islandia pada Minggu, 14 Januari 2018, mendatang.

    "Progres sudah 100 persen. Stadion ini sudah bisa digunakan untuk pertandingan besok dan tak ada hambatan," kata Manajer Produksi Kontraktor PT Adhi Karya, Chabbib Wawan, saat ditemui Tempo di Stadion Utama Gelora Olahraga (GOR) Bung Karno itu, Rabu, 10 Januari 2018.

    Dari pantauan Tempo, stadion yang berdiri sejak 1962 itu memang sudah menampakan kemegahannya. Selain tata bangku penonton yang rapi, lapangan utama juga telah nampak rapi dan terawat.

    Renovasi stadion ini dimulai sejak Juli 2017. Beberapa perubahan mencolok dibuat dari segi fasilitas dan arsitektur. Dari segi kursi penonton, SUGBK telah memasang 76.127 kursi tunggal menggantikan kursi deret yang dipasang sebelumnya.

    Meski mengurangi kapasitas tampung penonton, namun Wawan menjamin kondisi ini jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya. "Di area penonton kami kan bangun jalur untuk evakuasi dan juga bagi penyandang difabel. Kedua hal itu cukup banyak mengurangi jumlah kursi. Tapi ini sudah sesuai standar," kata dia.

    Penonton pun tak harus khawatir dengan jauhnya jarak toilet. Saat ini, SUGBK memiliki 172 toilet yang tersebar di seluruh bagian stadion. Empat mushala juga tersedia di empat penjuru mata angin stadion.

    Fasilitas untuk pertandingan pun juga ikut ditingkatkan. Sebanyak 620 lampu LED (produk diode pancaran cahaya) dipasang mengelilingi stadion untuk memastikan pencahayaan selama pertandingan. Padahal sebelum renovasi, hanya ada 200 lampu saja yang dipasang. "Tingkat kecerahannya mencapai 3.500 lumens (satuan terang-gelapnya cahaya)," kata Wawan.

    Lapangan bola dan atletik pun turut dibenahi. Untuk lapangan bola, rumput Manilla atau Zoysia Matrella yang sesuai standar badan sepak bola dunia, FIFA, dipasang. Sistem drainase lapangan pun dirombak sejak awal untuk memastikan tak terjadi genangan air saat hujan lebat.

    Teknologi closed circuit-television (CCTV) pun dipasang demi meningkatkan sistem keamanan di dalam stadion. Wawan mengatakan ada 250 CCTV yang dipasang di seluruh penjuru stadion. Tujuh di antaranya merupakan CCTV 7k yang memiliki kemampuan zoom in tinggi.

    "Jadi di mana pun orang berada bisa terlihat langsung ke wajahnya masing-masing," ucap dia. Seluruh sistem ini terintegrasi ke dalam satu command center yang ada di dalam SUGBK.

    Rencananya, Presiden Joko Widodo akan meresmikan Stadion ini pada 14 Januari 2018 dan bertepatan dengan pertandingan antara Indonesia melawan Islandia. Untuk memastikan seluruh fasilitas terjaga dan rapi, terlihat puluhan orang membersihkan area stadion yang masih kotor pasca pembangunan.

    Menurut Wawan, ada sekitar 120 orang pekerja lepas yang diperbantukan untuk membersihkan stadion sejak 25 Desember 2017 lalu. "Mereka hanya sebatas finishing saja. Seperti membersihkan sisa kotoran dan memasang beberapa instalasi kecil," kata Wawan.

    Stadion Utama Gelora Bung Karno juga akan menjadi lokasi pembukaan Asian Games 2018 pada 18 Agustus 2018 mendatang. Indonesia kembali menjadi tuan rumah setelah terakhir pada tahun 1962, yaitu saat SUGBK pertama kali berdiri. Pertandingan Timnas Indonesia pada Minggu mendatang bisa menarik banyak penonton untuk hadir di sana.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Diet: Makanan Penurun Berat Badan

    Makanan yang kaya serat, protein dan vitamin cocok bagi orang yang sedang diet.