Senin, 19 Februari 2018

Terungkap, Kesehatan Serena Williams Memburuk Usai Melahirkan

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Nurdin Saleh

Kamis, 11 Januari 2018 13:15 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terungkap, Kesehatan Serena Williams Memburuk Usai Melahirkan

    Petenis AS, Serena Williams bersama buah hatinya bersama tunangannya pendiri Reddit, Alexis Ohanian. Serena melahirkan putri cantik yang diberi nama Alexis Olympia Ohanian Jr pada 1 September 2017. instagram.com

    TEMPO.CO, JakartaSerena Williams, 36 tahun, tengah bersiap kembali ke lapangan tenis setelah melahirkan anak perempuannya, akhir tahun lalu. Atlet asal Merika itu masih akan absen di Australia Terbuka, tapi mungkin akan segera tampil di turnamen berikutnya.

    Ia telah berhasil melewati masa berat dalam hidupnya, berupa kesehatan yang memburuk seminggu setelah melahirkan. Perjuangannya melewati episode itu diceritakan dalam wawancara dengan majalah Amerika, Vogue, awal bulan ini.

    Serena mengatakan, pada September 2017 ia melahirkan putrinya, Alexis Olympia Ohanian Jr, lewat operasi ceaser. “Setelah itu, semua menjadi buruk," ujar Williams kepada Vogue dalam sebuah wawancara yang telah dikonfirmasi oleh manajemennya.

    Serena, yang saat hamil berhasil menjuarai Australia Terbuka 2017, merasa kehamilannya berjalan dengan sehat dan lancar. Namun mendekati saat melahirkan, saat kontraksi awal terjadi, detak jantung bayinya terdeteksi menurun. Dokter pun memutuskan segera melakukan tindakan operasi caesar (c-section) darurat.

    Serena Williams bersama putrinya, Alexis Olympia Jr yang lahir pada 1 September 2017. serenawilliams.com

    Meski hampir sepertiga angka kelahiran di Amerika Serikat adalah dengan operasi c-section, rupanya proses melahirkan Williams tidak berjalan sempurna. Setelah menjalani bedah caesar, Williams yang memiliki riwayat penggumpalan darah harus berhenti mengonsumsi pengencer darah agar luka bedahnya sembuh.

    Keesokan hari, pemenang Grand Slam sebanyak 23 kali itu tak kuasa memberi isyarat kepada perawat di dekatnya bahwa dia membutuhkan infus dengan heparin, pengencer darah, dan CT scan untuk memeriksa penggumpalan darah saat melangkah ke lorong rumah sakit, meski ia tak ingin membuat ibunya yang sedang berkunjung khawatir dengan kondisinya.

    Dengan riwayat penyakitnya, Williams sebelumnya harus minum pengencer darah setiap hari untuk mencegah terbentuknya penggumpalan. Perawatnya percaya bahwa obat-obatan mungkin telah membingungkan Williams. Dilansir dari Vogue, dokternya hanya datang untuk melakukan pemeriksaan Ultrasound (USG), dan bukan melakukan CT scan sesuai keinginan Williams. Hasil USG tidak menunjukkan apa-apa, dan segera Williams kembali mengatakan, "Sudah saya katakan, saya memerlukan CT scan dan heparin drip."

    Karena hal itu, tim medis melakukan CT Scan dan menemukan beberapa bekuan darah kecil di paru-parunya. Pengobatan mulai dilakukan setelahnya. Namun, krisis medis berlangsung selama enam hari. Dokter pun melakukan sejumlah tindakan.

    Serena Williams saat belajar menggendong dan memandikan bayi. Ia mengunggah dokumentasi selama kehamilannya melalui video di website resminya. serenawilliams.com

    Pertama, luka C-section-nya dibuka kembali setelah batuk hebat yang disebabkan oleh gumpalan darah di paru-parunya. Selanjutnya, dia menjalani operasi untuk memperbaiki bekuan paru-paru (emboli paru). tim medisnya menemukan hematoma besar di perutnya. Penyebabnya adalah pengencer darah yang ia kembali konsumsi.

    Operasi lainnya yaitu memasukkan filter ke pembuluh darah utama untuk mencegah penggumpalan darah melintas ke paru-paru Williams. Akhirnya, seminggu setelah kelahiran, dia kembali ke rumahnya di Florida. Sayangnya, momen menjadi ibu untuk pertama kalinya itu tidak berjalan sesuai keinginannya. Tangisan putrinya dan sejumlah rekam jejak medis tersebut membuat Williams yang kewalahan. Vogue menyebut bahwa Williams menghabiskan enam minggu di kamarnya.

    Alexis Ohanian, suami Serena Williams yang juga pendiri situs Reddit mencoba menghibur Williams. "Saya senang mengganti popok," kata Ohanian, yang menikahi Williams pada bulan November. Menurutnya, bagian tersulit adalah tidak dapat membantu meringankan kondisi istrinya pasca melahirkan.

    Kini, Williams telah kembali berlatih sekaligus menjalani aktivitas sebagai ibu dari Olympia. Ia tidak akan memaksakan Olympi mengikuti jejaknya sebagai petenis. "Saya sangat senang memiliki anak perempuan dan ingin mengajarinya bahwa tidak ada batasan (untuk meraih cita-cita)"

    Pada 30 Desember 2017 lalu, dia kalah dalam pertandingan eksibisi di Abu Dhabi saat melawan Jelena Ostapenko, juara tenis Perancis Terbuka. Serena Williams memutuskan tak ikut dalam turnamen Australia Terbuka, yang akan dimulai pada Senin pekan depan. Ia merasa belum siap bersaing. "Saya bisa bermain, tapi saya tak mau hanya sekedar tampil. Saya ingin bermain lebih baik, dan untuk itu saya membutuh waktu lebih."

    CNN | NYDAILYNEWS | JENNY WIRAHADI


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Diet: Makanan Penurun Berat Badan

    Makanan yang kaya serat, protein dan vitamin cocok bagi orang yang sedang diet.