Rabu, 23 Mei 2018

Maria Sharapova Ditantang Tatjana di Australia Terbuka

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi petenis Rusia, Maria Sharapova saat mengembalikan bola pada petenis Slowakia, Magdalena Rybarikova dalam babak awal turnamen Piala Kremlin, di Moskow, Rusia, 17 Oktober 2017. AP Photo

    Ekspresi petenis Rusia, Maria Sharapova saat mengembalikan bola pada petenis Slowakia, Magdalena Rybarikova dalam babak awal turnamen Piala Kremlin, di Moskow, Rusia, 17 Oktober 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Maria Sharapova akan melawan petenis Jerman dan peringkat 46 dunia, Tatjana Maria, pada babak pertama Australia Terbuka, dalam penampilannya kembali di turnamen ini setelah terjerat doping 2016.

    Sharapova terbukti memakai salah satu obat yang dilarang Federasi Tenis Intenasional (ITF), yaitu meldonium –obat pemacu jantung- saat kalah melawan Serena Williams pada babak semifinal Australia Terbuka 2016. Ia kemudian dihukum larangan bertanding selama 15 bulan.

    Mantan petenis putri nomor satu dunia dari Rusia itu kemudian berjuang untuk bisa bangkit lagi setelah menjalani skorsing. Pada Amerika Serikat Terbuka tahun lalu, Sharapova berhasil menumbangkan Simona Halep, pemain nomor satu dunia sekarang, pada babak pertama.

    Adapun Halep akan melawan petenis tuan rumah yang mendapat jatah wildcard, Destane Aiava, pada babak pertama.  

    Roger Federer akan mengawali perjuangannya mempertahankan gelar juara tunggal putra dengan menghadapi Aljaz Bedene pada babak pertama.  

    Bedene adalah petenis Slovenia yang kini menduduki peringkat 51 dunia. Ia selalu tersingkir pada babak pertama Australia pada lima kali kesempatan, termasuk tahun lalu.

    Sedangkan unggulan ke-14 putra dan juara enam kali, Novak Djokovi, akan melawan Donald Young. Djokovic, yang absen akhir musim lalu karena cedera bahu, akan menantang petenis kidal Amerika Serikat tersebut.

    Bila lancar, petenis Serbia itu akan berhadapan dengan  Stan Wawrinka atau Alexander Zverev di perempat final.

    Rafael Nadal, petenis putra nomor satu dunia, akan melawan pemain Republik Dominika, Víctor Estrella Burgos, di puncak setengah grup undian lainnya. Unggulan ketiga, Grigor Dimitrov, akan menanti lawan yang lolos dari babak kualifikasi.

    Djokovic akan menempati unggulan ke-14 pada Australia Terbuka yang berlangsung di Melbourne, Senin, 15 Januari 2018 mendatang. Sedangkan Nadal akan menempati unggulan pertama.

    Unggulan Putra

    1. Rafael Nadal
    2. Roger Federer
    3. Grigor Dimitrov
    4. Alexander Zverev
    5. Dominic Thiem
    6. Marin Cilic
    7. David Goffin
    8. Jack Sock
    9. Stan Wawrinka
    10. Pablo Carreno Busta
    11. Kevin Anderson
    12. Juan Martin del Potro
    13. Sam Querrey
    14. Novak Djokovic
    15. Jo-Wilfried Tsonga
    16. John Isner
    17. Nick Kyrgios
    18. Lucas Pouille
    19. Tomas Berdych
    20. Roberto Bautista Agut
    21. Albert Ramos-Vinolas
    22. Milos Raonic
    23. Gilles Muller
    24. Diego Schwartzman
    25. Fabio Fognini
    26. Adrian Mannarino
    27. Philipp Kohlschreiber
    28. Damir Dzumhur
    29. Richard Gasquet
    30. Andrey Rublev
    31. Pablo Cuevas
    32. Mischa Zverev

    Putri

    1. Simona Halep
    2. Caroline Wozniacki
    3. Garbine Muguruza
    4. Elina Svitolina
    5. Venus Williams
    6. Karolina Pliskova
    7. Jelena Ostapenko
    8. Caroline Garcia
    9. Johanna Konta
    10. CoCo Vandeweghe
    11. Kristina Mladenovic
    12. Julia Goerges
    13. Sloane Stephens
    14. Anastasija Sevastova
    15. Anastasia Pavlyuchenkova
    16. Elena Vesnina
    17. Madison Keys
    18. Ashleigh Barty
    19. Magdalena Rybarikova
    20. Barbora Strycova
    21. Angelique Kerber
    22. Daria Kasatkina
    23. Daria Gavrilova
    24. Dominika Cibulkova
    25. Peng Shuai
    26. Agnieszka Radwanska
    27. Petra Kvitova
    28. Mirjana Lucic-Baroni
    29. Lucie Safarova
    30. Kiki Bertens
    31. Ekaterina Makarova
    32. Anett Kontaveit

    GUARDIAN | SPORT 21 | HARI PRASETYO

    --


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Teror di Indonesia Meningkat, RUU Anti Terorisme Belum Rampung

    RUU Anti Terorisme tak kunjung rampung padahal Indonesia telah menghadapi rangkaian serangan dalam sepekan, dari tanggal 8 sampai 16 Mei 2018.