Rabu, 23 Mei 2018

Jokowi Akan Resmikan Stadion Gelora Bung Karno, Begini Caranya

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meresmikan venue Asian Games 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, 2 Desember 2017. Tempo/Amirullah Suhada.

    Presiden Joko Widodo meresmikan venue Asian Games 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, 2 Desember 2017. Tempo/Amirullah Suhada.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo diagendakan meresmikan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) esok, sebelum menonton pertandingan bola antara timnas Indonesia dan Islandia. Ada serangkaian hal yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo dalam peresmian tersebut, menurut Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewabroto.

    "Pak Presiden Joko Widodo insya Allah diperkirakan hadir pukul 18.00 WIB. Presiden Joko Widodo akan salat magrib, kemudian seremoni," ujar Gatot kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jumat, 12 Januari 2018.

    Baca: Asian Games 2018: Inilah Keunggulan Stadion Gelora Bung Karno

    Dalam seremoni, Presiden Joko Widodo akan meresmikan Stadion GBK baru dengan menandatangani prasasti. Setelahnya, Presiden Joko Widodo akan bersalaman dengan pemain-pemain yang bertanding malam itu.

    Adapun peluit dimulainya pertandingan Indonesia melawan Islandia akan ditiupkan pada pukul 19.00 WIB. Dan pertandingan itu, termasuk seremoni sebelumnya akan ditayangkan secara langsung.

    Baca: Indonesia Vs Islandia, Uji Coba Kecanggihan Gelora Bung Karno

    Gatot menambahkan, pihaknya dan kepolisian sudah berkoordinasi untuk memastikan Presiden Joko Widodo aman saat mengikuti kegiatan peresmian GBK dan pertandingan bola esok. Kurang-lebih 2.500 personel akan diterjunkan dari Kepolisian Daerah Metro Jaya, belum termasuk Pasukan Pengamanan Presiden yang ikut berjaga.

    "Sudah ada rapat rutin antara kami, PSSI, GBK, dan Kementerian Pekerjaan Umum," ujar Gatot lagi soal peresmian Stadion Gelora Bung Karno.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Teror di Indonesia Meningkat, RUU Anti Terorisme Belum Rampung

    RUU Anti Terorisme tak kunjung rampung padahal Indonesia telah menghadapi rangkaian serangan dalam sepekan, dari tanggal 8 sampai 16 Mei 2018.