Minggu, 23 September 2018

Dapat Simpati Federer, Djokovic Dikalahkan Petenis Papan Bawah

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi petenis Serbia Novak Djokovic saat mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Korea Selatan, Chung Hyeon dalam babak keempat turnamen tenis Australia Terbuka di Rod Laver Arena, Melbourne, Australia, 22 Januari 2018. REUTERS/Issei Kato

    Aksi petenis Serbia Novak Djokovic saat mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Korea Selatan, Chung Hyeon dalam babak keempat turnamen tenis Australia Terbuka di Rod Laver Arena, Melbourne, Australia, 22 Januari 2018. REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis putra nomor satu dunia, Roger Federer, menyatakan simpati atas apa yang dialami rivalnya, Novak Djokovic, dalam turnamen ATP Tour BNP Paribas Open di Indian Wells, Amerika Serikat.

    Djokovic, yang baru kembali mengikuti seri turnamen ATP Tour setelah mengalami cedera bahu pada Januari lalu, dikalahkan pemain nomor 109 dunia, Taro Daniel, pada babak kedua BNP Paribas Open, Senin, 12 Maret 2018.  

    Kekalahan itu adalah yang kelima kalinya dialami mantan pemain nomor satu dunia asal Serbia tersebut dari pemain di luar 100 besar dunia.

    Sedangkan Federer, sempat mengalami kesulitan melawan petenis Argentina, Federico Delbonis, pada babak kedua. Pertandingan sempat ditunda karena hujan pada set kedua sebelum Federer menang dua set langsung 6-3, 7-6 (8-6).

    “Butuh perjuangan keras untuk mengatasi situasi seperti itu dan bermain. Saya melihat dari mana ia datang. Saya tahu bagaimana perasaannya,” kata Federer.

    Petenis legendaris dari Swiss tersebut mempertahankan posisinya di puncak peringkat dunia Asosiasi Tenis Profesional (ATP) pada Februari 2018. Roger Federer berharap bisa meraih sukses ‘Sunshine Double’, yaitu menjuarai turnamen di Indian Wells dan Miami Open untuk keempat kali dalam kariernya.

    EXPRESS | BBC | ESPN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.