Indian Wells: Del Potro Hentikan Federer, Osaka Raih Gelar

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Argentina, Juan Martin del Potro merayakan kemenangannya atasa Roger Federer dengan 7-5 3-6 7-6(8) 6-4  pada pertandingan Perempat Final US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center, 6 September 2017. Credit: Robert Deutsch-USA TODAY Sports

    Petenis asal Argentina, Juan Martin del Potro merayakan kemenangannya atasa Roger Federer dengan 7-5 3-6 7-6(8) 6-4 pada pertandingan Perempat Final US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center, 6 September 2017. Credit: Robert Deutsch-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis putra Agertina, Juan Martin de Potro, berhasil menghentikan rekor kemenangan 17 kali beruntun Roger Federer pada partai final BNP Paribas Open di Indian Wells, California, Amerika Serikat, Senin 19 Maret 2018.

    Baca: Indian Wells: Federer Raih Start Terbaik dalam Semusim

    Pada pertandingan final, Del Potro mengalahkan pemain nomor satu dunia dari Swiss itu 6-4, 5-7 (8-10), 7-6 (2) dalam waktu 2 jam 42 menit. Del Potro adalah petenis pertama yang bisa mengalahkan Federer sejak  2018.

    Petenis Argentina ini juga yang mengalahkan Federer pada Grand Salam Amerika Serikat Terbuka, September 2017, melalui pertarungan empat set. Tapi, Federer, petenis putra nomor satu dunia tertua pada usia 36 tahun, memenangi pertemuan terakhir mereka sebelum berhadapan di Indian Wells ini, yaitu di Basel, Februari lalu.

    Sedangkan petenis putri dari Jepang, Naomi Osaka, yang tidak diunggulkan dalam turnamen BNP Paribas Open di Indian Wells, California, Amerika Serikat, meraih gelar juara pertama kali pada seri Asosiasi Tenis Wanita (WTA).  

    Pada final tunggal putri di Indian Wells, Minggu 18 Maret 2018, peringkat 44 dunia Osaka mengalahkan petenis Rusia unggulan ke-20, Daria Kasatkina, 6-3, 6-2 dalam waktu satu jam 10 menit.

    Baca juga: Tekuk Halep-Williams, Osaka dan Kasatkina: Generasi Baru Lahir

    Osaka hanya kehilangan satu set selama mengikuti turnamen ini. Ia mendominasi dalam hal servis melawan Kasatkina. Petenis Jepang berusia 30 tahun itu menjadi juara termuda di Indian Wells sejak Ana Ivanovic pada 2008.

    Pertandingan itu juga menghadirkan pertemuan dua petenis berusia di bawah 21 tahun untuk pertama kali pada final di Indian Wells, sejak Serena Williams, pada usia 20, mengalahkan Kim Clijsters, 18, pada 2001.

    Osaka, Williams, dan Clijsters adalah segelintir pemain yang bisa memenangi bagian putri turnamen ini. Osaka dan Kasatkina sama-sama menyingirkan sejumlah pemain papan atas dunia.

    Osaka mengalahkan pemain nomor satu dunia, Simona Halep, di semifinal dan Kasatkina menyingkirkan Venus Williams dalam tiga set.

    Osaka akan meraih peringkat dunia tertinggi miliknya setelah menjuarai turnamen ini, yaitu urutan ke-22 dalam daftar peringkat WTA yang dikeluarkan Senin ini, 19 Maret 2018.  

    BBC | ESPN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.