Tim Formula1 McLaren-Mercedes Dihukum dengan Penghapusan Poin dan Denda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Vonis atas skandal terbesar dalam sejarah balap mobil Formula 1 akhirnya ditetapkan. Tim McLaren-Mercedes yang dituduh mendapat keuntungan atas skandal kepemilikan ilegal dokumen teknis milik Ferrari diberi sanksi berat.Adalah The World Motor Sports Council (WMSC) yang memberikan sanksi berupa pencabutan seluruh poin yang telah dikumpulkan tim McLaren pada musim ini. Selain itu, tim yang bermarkas di Inggris ini juga didenda sebesar US$ 100 juta.Dengan begitu kesempatan McLaren menjadi juara dunia tahun ini tertutup. Namun dua pembalap mereka Fernando Alonso dan Lewis Hamilton terlepas dari sanksi apapun. Keduanya masih berhak untuk berburu gelar juara dunia pada musim ini."Kedua pembalap tersebut mendapat pengecualian karena mampu membuktikan diri tidak diuntungkan dengan adanya dokumen ilegal tersebut," kata Presiden FIA, Max Mosley, usai sidang di Paris pada Kamis malam waktu setempat.Kasus memalukan ini bermula dari ditemukannya dokumen teknis Ferrari setebal 780 halaman di rumah kepala desainer McLaren, Mike Coughlan. Mekanik tim Ferrari, Nigel Stepney, berada dibalik pemindahtanganan dokumen tersebut.Bos tim McLaren Ron Dennis mengatakan, kontrak multitahun yang sudah ditandatangani oleh Hamilton dan Alonso pun tidak akan dibatalkan meskipun tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan.Partner mesin McLaren, Mercedes, mengaku akan mengajukan banding atas putusan WMSC. Menurut Kepala Motorsport Mercedes, Norbert Haug, putusan tersebut tidak adil.AP | AFP | MUSLIMA HAPSARI

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?