Senin, 23 Juli 2018

Sebelum Turun di MotoGP Austin, Marquez Rileks Nonton Supercross

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap dari tim Repsol Honda Marc Marquez saat mengikuti babak kualifikasi jelang dimulainya GP Argentina di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina, 7 April 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    Pembalap dari tim Repsol Honda Marc Marquez saat mengikuti babak kualifikasi jelang dimulainya GP Argentina di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina, 7 April 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum turun dalam seri MotoGP Amerika di Austin, Texas, Marc Marquez meluangkan waktu untuk menyaksikan kejuaraan motorcross, USA Supercross pada akhir pekan lalu di Minneapolis, Minnesota.

    Marquez tidak sendirian, namun disertai anggota keluarganya. Di situ tampak ayah dan ibunya, serta adiknya yang membalap di Moto2, Alex.

    Baca: Begini Reaksi Rossi, Usai Ditabrak Marquez di MotoGP Argentina

    Marquez bersedia untuk berdinging-dingin di tengah salju yang turun di Minnesota, meskipun nantinya dia akan membalap di iklim gurun di Austin.

    Minnesota memang masih bersalju karena negara bagian itu berbatasan dengan Kanada di utara, sementara Austin ada di selatan. Beruntung acara USA Supercross digelar di dalam arena tertutup, US Bank Stadium.

    Baca: MotoGP: Kurang Bersinar di Ducati, Jorge Lorenzo Dilirik Suzuki

    "Minnesota itu seperti di Rusia, yang penuh salju," kata Marquez.

    Marquez saat ini tengah diliputi berita buruk soal aksinya menabrak Aleix Espargaro dan Valentino Rossi dalam balap MotoGP Argentina, 8 April lalu. Banyak pihak yang mendesak Federasi Balap Motor Internasional (FIM) agar memberikan hukuman yang lebih berat untuk Marquez, ketimbang sekedar pengurangan poin.

    GPONE | ONE


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Zainul Majdi Memihak Prabowo di Pilpres 2014, Kini Memilih Jokowi

    Tuan Guru Bajang Zainul Majdi memberi dukungan pada Jokowi untuk Pemilihan Presiden 2019. Padahal ia dan dua tokoh ini sebelumnya mendukung Prabowo.