Rabu, 23 Mei 2018

MotoGP: Hasil Balap dan Tes Buruk, Masalah Ini Dikeluhkan Rossi

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP. Valentino Rossi. AP Photo/Eric Gay

    Pembalap MotoGP. Valentino Rossi. AP Photo/Eric Gay

    TEMPO.CO, Jakarta - Valentino Rossi khawatir Yamaha kembali tidak bakal menjuarai balap MotoGP musim ini. Bahkan tim berlambang garpu tala itu perlu lebih dari semusim lagi untuk memenangi balap motor kelas premium tersebut.

    Rossi dan duetnya, Maverick Vinales gagal membuat hasil bagus dalam balapan seri keempat, GP Spanyol di Sirkuit Jerez pada Minggu 6 Mei. Rossi hanya finis urutan kelima, sedangkan Vinales di urutan ketujuh.

    Baca: Hasil MotoGP Spanyol: Marc Marquez Juara, Tiga Rivalnya Tabrakan

    Hasil itupun karena tertolong kecelakaan yang menimpa tiga pembalap di peringkat kedua hingga keempat, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Dani Pedrosa. Jika ketiga pembalap tersebut tidak jatuh, Rossi bisa-bisa hanya finis urutan kedelapan.

    Yamaha masih berkutat dengan catatan waktu yang buruk dalam tes resmi MotoGP di Jerez yang digelar sehari setelah balap GP Spanyol. Rossi hanya menempati urutan ke-10 pembalap tercepat, sedangkan Vinales di peringkat ke-4.

    Baca: Ini Masalah-masalah yang Dialami Rossi di MotoGP Spanyol

    "Saya hanya berharap Yamaha mendukung kami secara maksimal untuk balapan musim ini dan tahun depan. Jika sistem elektronik tidak segera dibenahi, maka saya khawatir Yamaha akan memerlukan lebih dari semusim lagi untuk memenangi MotoGP," kata Rossi.

    Rossi selalu mengeluhkan kebijakan Yamaha yang tidak berkonsentrasi pada pembenahan piranti elektronik dalam MotoGP 2018, sehingga selalu bermasalah saat berakselerasi di lintasan.

    CRASH | MOTORSPORT


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Teror di Indonesia Meningkat, RUU Anti Terorisme Belum Rampung

    RUU Anti Terorisme tak kunjung rampung padahal Indonesia telah menghadapi rangkaian serangan dalam sepekan, dari tanggal 8 sampai 16 Mei 2018.