Sekolah Libur Saat Asian Games 2018, Siswa Diminta Buat Makalah

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertemuan President Joko Widodo dengan Duta Besar Korea Selatan dan Korea Utara di Jakarta, Senin 30 April 2018. (INASGOC)

    Pertemuan President Joko Widodo dengan Duta Besar Korea Selatan dan Korea Utara di Jakarta, Senin 30 April 2018. (INASGOC)

    TEMPO.CO, Jakarta - Masalah kemacetan masih menjadi salah satu isu utama dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang. Pemerintah akhirnya akan merealisasikan wacana mengurangi kemacetan dengan cara meliburkan anak sekolah di Jakarta.
     
    "Untuk anak sekolah itu libur tidak, tapi siswa ditugaskan mendukung Asian Games 2018) dengan kegiatan dari rumah atau dengan cara berpartisipasi (menonton langsung Asian Games)," kata Ketua Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir, dalam acara Coordination Committee Meeting ke IX di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu, 9 Mei 2018.
     
    Erick yakin dengan langkah ini kemacetan di sekitar Jakarta dapat berkurang hingga 20 persen. Dengan cara ini Erick berharap partisipasi masyarakat terhadap Asian Games juga akan bertambah. Masyarakat, khususnya siswa, akan berbondong-bondong datang ke lokasi pertandingan.
     
    Selain meliburkan siswa sekolah Erick mengatakan wacana memperluas area lalu lintas ganjil genap juga akan diberlakukan. Saat ini aturan ganjil genap kendaraan roda empat baru sebatas diterapkan di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Jenderal Sudirman.
     
    "Terobosan lain khususnya DKI, ada ganjil genap yang biasanya di Jalan Sudirman akan diperlebar ke banyak jalan di Jakarta," kata Erick. 
     
    Chairman Coordination Committee Meeting Komite Olimpiade Asia (OCA) Tsunekazu Takeda juga menaruh perhatian pada masalah kemacetan ini. Ia bahkan meminta INASGOC agar dapat belajar pada Kota Tokyo, Jepang, yang mampu mereduksi kemacetan sebelum Olimpiade 2020.
     
    Asian Games 2018 akan dimulai pada 18 Agustus 2018 mendatang. 40 cabang olahraga yang terdiri dari 463 nomor pertandingan akan digelar di Jakarta dan Palembang. Setidaknya akan ada 15 ribu atlet yang akan berkompetisi di turnamen multi event empat tahunan itu.
     
    EGI ADYATAMA 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.