Rabu, 23 Mei 2018

Rumput GBK Dipindah untuk Persiapan Pembukaan Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Utama Gelora Bung Karno.Antara

    Stadion Utama Gelora Bung Karno.Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) segera memulai persiapan untuk acara seremonial pembukaan (opening) Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Demi menjaga rumput Zoysia Matrella atau Rumput Manilla di stadion utama dari kerusakan, pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) akan memindahkan rumput ke Lapangan Panahan. 
     
    Pemindahan ini diperlukan karena perisiapan opening ceremony akan digelar di atas lapangan langsung. "Kita akan menggelar perlengkapan yang tak ringan, mungkin berton-ton yg akan berdampak kepada tempat itu sendiri," kata Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto di Senayan, Selasa, 15 Mei 2018.
     
    Rencananya pemindahan rumput dimulai Selasa malam pukul 00.00 WIB atau setelah laga Semifinal Piala AFC 2018 Zona ASEAN antara Persija Jakarta melawan wakil Singapura Home United. Setelah dipindah ke Lapangan Panahan, lapangan di SUGBK akan dipasangi penutup rumput (grass cover) bermerek ArmourDeck.
     
    Akan ada sekitar 10 ribu grass cover yang akan dipasang di lapangan seluas 18 ribu meter persegi. Selama masa pemindahan di Lapangan Panahan, rumput itu akan diurus oleh ahli rumput dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
     
    "Tempatnya sudah disiapkan di area panahan. Di situ kita pelihara selama lebih dari 3 bulan sebelum akan dikembalikan lagi untuk menyediakan area atletik (di SUGBK)," kata Eris.
     
    Hingga saat ini, INASGOC masih enggan menjelaskan secara detail konsep opening ceremony Asian Games 2018. Namun Eris mengatakan pembukaan yang rencananya dihadiri sejumlah pemimpin negara itu akan dimeriahkan oleh ribuan pengisi acara.
     
    Opening Ceremony Asian Games 2018 berada di bawah kendali INASGOC langsung. CEO NET TV Wishnutama Kusubandi didapuk menjadi Direktur Kreatif acara pembukaan ini. Namun seluruh persiapannya ada di bawah pengawasan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).
     
    EGI ADYATAMA 

     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Teror di Indonesia Meningkat, RUU Anti Terorisme Belum Rampung

    RUU Anti Terorisme tak kunjung rampung padahal Indonesia telah menghadapi rangkaian serangan dalam sepekan, dari tanggal 8 sampai 16 Mei 2018.