Jumat, 21 September 2018

Stephens Vs Keys, Dua Sahabat di Prancis Terbuka

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis AS, Sloane Stephens dan Madison Keys berpose dengan trofi diakhir pertandingan final turnamen AS Terbuka di New York, 9 September 2017. REUTERS/Andrew Kelly

    Petenis AS, Sloane Stephens dan Madison Keys berpose dengan trofi diakhir pertandingan final turnamen AS Terbuka di New York, 9 September 2017. REUTERS/Andrew Kelly

    TEMPO.CO, Jakarta - Sembilan bulan setelah dua sahabat ini bertemu di final Amerika Serikat Terbuka, Sloane Stephens dan Madison Keys akan berhadapan lagi pada semifinal Prancis Terbuka di Roland Garros, Paris, malam ini, Kamis 7 Juni 2018.

    Baca: Garbine Muguruza Hentikan Sharapova di Prancis Terbuka

    Dua petenis putri muda Amerika Serikat tersebut masing-masing baru bisa meraih satu gelar juara lapangan tanah liat sepanjang karier mereka. Keduanya juga belum pernah menembus perempat final di Roland Garros sebelum tampil Selasa lalu.

    Baca: Simona Halep Atasi Perlawanan Kerber di Prancis Terbuka

    Stephens, 25, mengalahkan petenis putri nomor 14 dunia dari Rusia, Daria Kasatkina, 6-3, 6-1 pada perempat final. Sedangkan Keys, 23, mengalahkan petenis Kazakhstan, Yulia Putintseva, 7-6, 6-4.

    Keys bercanda bahwa ia masih bingung bermain tenis di permukaan lapangan tanah liat dalam beberapa pekan terakhir. “Tentu saja saya tumbuh di Amerika, tempat yang tidak punya lapangan tanah liat merah,” katanya.  

    “Sekalipun bermain di atas lapangan tanah liat, tapi itu adalah tanah liat hijau, yang lebih cepat laju bolanya dan sangat berbeda. Pengalaman pertama saya di atas lapangan tanah liat merah adalah pada usia 16 atau 17,” Keys melanjutkan.  

    Keys menambahkan, “Saya kalah dari Sloane di Amerika Serikat Terbuka. Tapi, saya merasa di tanah liat jalannya pertandingan akan sedikit berbeda.”

    Putintseva, peringkat 98 dunia, yang mencapai babak yang sama pada 2016, memberi perlawanan keras pada set pertama sebelum Keys bermain lebih meyakinkan di set kedua.

    Adapun Kasatkina, yang menyingkirkan  Caroline Wozniacki pada babak keempat, tampak akan mengancam peluang Stephens pada perempat final. Tapi, petenis Rusi 21 tahun itu kemudian kehabisan stamina pada set pertama yang dipenuhu adu reli dari garis pinggir.

    “Saya pikir saya bermain cukup solid,” kata Stephens. “Saya tahu setiap kali memasuki pertandingan ada sedikit perasaan grogi. Terkandang start saya bagus dan lain waktu buruk.”

    Pada peringkat 83 dunia, Stephens menjadi petenis dengan posisi terendah yang memenangi Amerika Serikat Terbuka pada September lalu.

    Baca: Lolos ke 8 Besar Prancis Terbuka, Nadal: Saya Tidak Merasa Tua

    Sedangkan Keys, peringkat 13 dunia, tampil labil dalam tiga tahun terakhir. Keduanya akrab sejak junior. “Ketika kami pergi ke lapangan adalah waktunya bersaing. Tapi, sebelum itu, kami tidak akan berlaku aneh,” kata Stephens.  

    INDEPENDENT | ESPN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.