Senin, 19 November 2018

Indra Sjafri Ungkap Perbedaan Timnas U-19 Saat Ini dan 2013

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas U-19. (pssi.org)

    Timnas U-19. (pssi.org)

    TEMPO.CO, JakartaTimnas U-19 Indonesia akan menghadapi Malaysia di babak semifinal Piala AFF. Pertandingan akan berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo pada Kamis, 12 Juli 2018, mulai pukul 19.00 WIB dan akan disiarkan Indosiar.

    Indra Sjafri kini berpeluang membawa timnya mengulang sukses 2013 saat menjadi juara di tempat sama. Menjelang laga ini, Indra pun menyatakan ada perbedaan antara skuad yang ditangani saat ini dengan Timnas U-19 pada 2013 yang diisi Evan Dimas, Maldini Pali, dan Ilham Udin.

    Menurut Indra, timnas U-19 sekarang didominasi pesepak bola yang merumput di Liga 1 2018. Hal itu tidak terjadi pada tahun 2013 meski pada waktu itu timnas U-19 berhasil menjadi juara Piala U-19 AFF.

    "Kenapa waktu itu kita pakai pemusatan latihan jangka panjang, karena saat itu pemain tak punya wadah kompetisi. Kalau sekarang kita tertolong dengan pemain yang bermain di kompetisi," ujar Indra Sjafri.

    Para pemain timnas U-19 yang berkompetisi di Liga 1 di antaranya Saddil Ramdani (Persela Lamongan), Hanis Saghara (Bali United), Muhammad Rafli Mursalim (Mitra Kukar), Muhammad Luthfi Kamal (Mitra Kukar), Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC), Asnawi Mangkualam (PSM Makassar), Firza Andika (PSMS), Rifad Marasabessy (Madura United).

    PT Liga Indonesia Baru, sebagai operator Liga 1, turut senang dan bangga dengan kondisi tersebut. CEO PT LIB Risha Adi Wijaya menyatakan itu tak lepas dari keberanian tim-tim Liga 1 2018 menurunkan pemain muda. "Mental dan kemampuan teknik pemain-pemain muda itu telah berkembang dengan pesat," kata Risha.

    Selain laga Timnas U-19 Indonesia vs Malaysia, jadwal semifinal lainnya akan mempertemukan Thailand dan Myanmar.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.