Senin, 19 November 2018

ITF Women's Pro Circuit: Rifanty Gusur Petenis Jepang Unggulan 2

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Indonesia, Rifanty Kahfiani saat tampil dalam Turnamen Tenis ITF Women's Pro Circuit 2018 di Solo, 9-14 Juli. (ITF)

    Petenis Indonesia, Rifanty Kahfiani saat tampil dalam Turnamen Tenis ITF Women's Pro Circuit 2018 di Solo, 9-14 Juli. (ITF)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis muda Indonesia, Rifanty Kahfiani (20 tahun) berhasil melangkah ke babak delapan besar PT PP Women’s Circuit International Tennis 2018.

    Di atas lapangan tenis Gelora Manahan Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/7), Rifa membuat kejutan di babak kedua dengan menggusur seeded kedua, Michika Ozeki dari Jepang.

    Mojang Bandung kelahiran 19 Februari 1998 berkulit hitam manis itu unggul straight set atas peringkat tunggal ke-593 dunia itu dengan skor 6-2 6-4.

    “Strategi hari ini berjalan dengan baik, melayani lawan dengan variasi pukulan. Saya sadar kalau hanya adu tembak pukulan keras bakal kalah dari lawan,” ucap Rifa, mahasiswi Univertas Oregon (AS) ini usai laga babak kedua berdurasi satu jam 30 menit.

    Pada perempat final, Kamis (12/7), Rifanty akan terlibat bentrok dengan wakil Cina, Zhima Du yang menyingkirkan unggulan ketujuh, Sai Samhitha Chamarthi (India) 6-2 6-4.

    “Ini saatnya revans karena saya belum pernah menang lawan dia sebelumnya,” lanjut petenis yang lolos babak utama melalui kualifikasi ini.

    Merujuk rekor head to head pada laman ITF, Rifanty kalah dari petenis Cina kelahiran 12 September 1999 itu dalam dua pertemuan yakni pada kualifikasi turnamen Wimbledon Yunior dan Serawak Chief Minister Cup 2016.

    Andalan Merah Putih, Aldila Sutjiadi juga mampu melaju ke perempat final turnamen berhadiah total 15.000 dolar AS atau sekitar Rp 210 juta ini. Unggulan keempat berperingkat tunggal ke-751 dunia itu mengalahkan petenis kualifikasi asal India, Bhuvana Kalva 6-4 6-2.

    Petenis yang bakal tampil di ajang Asian Games 2018 itu akan meladeni unggulan keenam dari Cina, Zhuoma Ni Ma untuk membidik satu slot di babak semi final.

    “Di babak delapan besar, saya harus memperbaiki persentase servis pertama agar lebih percaya diri bermain,” tutur Aldila.

    Pada nomor ganda, turnamen yang disponsori PT PP (Persero) Tbk yang merupakan BUMN bidang konstruksi ini telah memasuki babak delapan besar. Pasangan kembar Fitriana ‘Ana’ Sabrina dan Fitriani ‘Ani’ Sabatini (17 tahun) melangkah ke semi final setelah memenangi laga atas duet India, Bhuvana Kalva/Sri Vaishnavi Peddi Reddy (India) 6-1 6-2.

    Ana dan Ani akan menantang ganda Cina, Zhima Du/Shou Na Mu. Sementara partai semi final lainnya mempertemukan dua pasangan gado-gado Indonesia/Jepang, yakni unggulan utama Mana Ayukawa/Aldila Sutjiadi melawan Ayaka Okuno/Rifanty Kahfiani.

    Hasil Rabu (11/7)

    Tunggal Babak Kedua

    1-Ye Xin Ma (Cina) v Shou Na Mu (Cina) 6-1 6-2

    5-Mahak Jain (India) v Ani Vangelova (Bulgaria) 6-2 6-2

    4-Aldila Sutjiadi v Bhuvana Kalva (India) 6-4 6-2

    6-Zhuoma Ni Ma (Cina) v Saumya Vig (India) 6-3 6-0

    Mana Ayukawa (Jepang) v Joleta Budiman  6-2 5-7 6-3

    3-Ayaka Okuno (Jepang) v Suzuho Oshino (Jepang) 7-6(6) 6-4

    Zhima Du (Cina) v 7-Sai Samhitha Chamarthi (India) 6-2 6-4

    Rifanty Kahfiani v 2-Michika Ozeki (Jepang) 6-2 6-4

    Ganda Perempat Final

    1-Mana Ayukawa (Jepang)/Aldila Sutjiadi v Mahak Jain/Sai Samhitha Chamarthi (India) 6-2 6-1

    Rifanty Kahfiani/Ayaka Okuno (Jepang) v Arrum Damarsari/Priska Madelyn Nugroho 4-6 6-1 [10-5]

    Fitriani Sabatini/Fitriana Sabrina v Bhuvana Kalva/Sri Vaishnavi Peddi Reddy (India) 6-1 6-2

    Zhima Du/Shou Na Mu (Cina) v 2-Rio Katagawa (Jepang)/Ani Vangelova (Bulgaria) 6-4 6-0

     


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.