Senin, 23 Juli 2018

Zohri Juara, Indonesia Posisi Keempat Kejuaraan Dunia Atletik U20

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri meluapkan kegembiraannya seusai berhasil menjadi yang tercepat pada nomor lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu, 11 Juli 2018. Zohri berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan waktu tercepat 10,18 detik. ANTARA FOTO/REUTERS/Lehtikuva

    Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri meluapkan kegembiraannya seusai berhasil menjadi yang tercepat pada nomor lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu, 11 Juli 2018. Zohri berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan waktu tercepat 10,18 detik. ANTARA FOTO/REUTERS/Lehtikuva

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia untuk sementara berada di urutan keempat Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Tampere, Finlandia, berkat medali emas persembahan Lalu Muhammad Zohri, Rabu, 11 Juli 2018.

    Dengan memperoleh satu emas itu, Indonesia di posisi keempat di bawah Jepang dengan dua emas dan satu perak, Kenya dengan dua emas, dan Australia yang meraih satu emas dan satu perak.

    Baca juga: Lalu Muhammad Zohri Juara 100 Meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20

    Selain Indonesia, negara yag juga meraih satu medali emas lainnya adalah Ukraina, Selandia Baru dan Afrika Selatan.

    Negara-negara tangguh di atletik, seperti Amerika Serikat dan Cina, belum mengumpulkan emas.

    Lalu Muhammad Zohri, 18 tahun, menorehkan sejarah dengan menjuarai nomor lari 100 meter putra dalam kejuaraan dunia atletik U-20 di Finlandia.
    Inilah pertama kali Indonesia menjadi juara. Dalam 32 tahun sejarah Kejuaraan Dunia U-20 IAAF, penampilan terbaik atlet Indonesia adalah finis di peringkat kedelapan.

    Baca juga: Zohri Juara Dunia Atletik U-20, Rumahnya Sangat Memprihatinkan

    Di Finlandia, Zohri, yang tak diunggulkan dan berlomba dari lintasan terluar, berhasil mengalahkan dua pelari asal Amerika Serikat dengan mencatatkan waktu 10,18 detik. Ia unggul tipis dari Anthony Schwartz dan Eric Harrison, yang sama-sama mencatatkan waktu 10,22 detik.

    Peraihan medali (emas, perak, perunggu, jumlah)
    1. Jepang         2 1 0 3
    2. Kenya           2 0 0 2
    3. Australia       1 1 0 2
    4. Indonesia      1 0 0 1
    4. Ukraina         1 0 0 1
    4. Selandia Baru 1 0 0 1
    4. Afrika Selatan 1 0 0 1
    8. Ethiopia          0 2 3 5
    9. AS                  0 2 2 4
    10. Cina              0 1 0 1


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Zainul Majdi Memihak Prabowo di Pilpres 2014, Kini Memilih Jokowi

    Tuan Guru Bajang Zainul Majdi memberi dukungan pada Jokowi untuk Pemilihan Presiden 2019. Padahal ia dan dua tokoh ini sebelumnya mendukung Prabowo.