Nurdin Halid Menolak Mundur dari PSSI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Nurdin Halid tetap menolak mengundurkan diri dari jabatannya terkait imbauan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) Selasa lalu. "Buat apa mundur, toh semua program PSSI tetap jalan," katanya kepada Tempo lewat telepon hari ini. Nurdin kini mendekam di rumah tahanan Salemba karena kasus penyelewengan dana minyak goreng Bulog. FIFA, lewat sidang komite eksekutifnya Selasa lalu (30/10) WIB, meminta agar PSSI mematuhi kode etik seperti yang tertera dalam artikel 7 kode etik FIFA. Aturan itu menyatakan orang-orang dengan catatan kriminal dianggap tidak memenuhi syarat untuk menjadi pengurus. Menurut Nurdin sewaktu pemilihan ketua umum pertama (2003) dia belum tersangkut hukum. "Begitu juga dengan pemilihan kedua (2007), saya sudah divonis bebas oleh Pengadilan Negeri," elaknya.Menurut Nurdin, berita yang muncul di dalam situs FIFA tersebut merupakan kutipan atas surat FIFA pada bulan Juni. Dalam surat itu, FIFA mempertanyakan soal ketidak-sesuaian Pedoman Dasar yang dihasilkan dalam musyawarah nasional PSSI dengan proses pemilihan ketua. "Jawaban atas surat itu sudah kami berikan dengan mengadakan pertemuan pada 31 Juli," katanya.(Rafly Wibowo)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.