Kamis, 18 Oktober 2018

Turnamen Tenis Combiphar Jadi Pemanasan Atlet Asian Games

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta turnamen tenis Combiphar dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, 19Juli 2018. Tempo/Ervirdi Rahmat

    Peserta turnamen tenis Combiphar dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, 19Juli 2018. Tempo/Ervirdi Rahmat

    TEMPO.CO, Jakarta - Turnamen Combiphar Tennis Open 2018 akan kembali digelar di Jakara, pada 23 Juli hingga 12 Agustus 2018. 

    "Tahun ini merupakan tahun ketiga kami, bekerjasama dengan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP PELTI), menggelar Combiphar Tennis Open," kata Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis.

    Turnamen yang nantinya akan dilaksanakan di lapangan tenis Hotel Sultan itu, menurut dia, akan diikuti oleh para petenis putra yang berusia 16 hingga 30 tahun dari 24 negara di dunia. "Turnamen Combiphar Tennis Open 2018 tidak hanya diikuti oleh para atlet tingkat nasional saja, tetapi juga internasional. Kami berharap turnamen tersebut dapat berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Michael.

    Turnamen Combiphar Tennis Open 2018 ini akan menyediakan total hadiah sebesar US$ 55 ribu atau setara dengan Rp790 juta.

    Ketua Umum PP PELTI Rildo Ananda Anwar memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Combiphar Tennis Open 2018. "Kami berharap turnamen tersebut dapat secara aktif memotivasi para atlet tenis Indonesia untuk berkompetisi di kancah internasional sekaligus menghasilkan bibit-bibit baru," ucap Rildo.

    Ia mengatakan, turnamen tenis itu juga menjadi ajang persiapan bagi para atlet yang akan tampil di Asian Games. "Tentu saja turnamen tersebut juga merupakan suatu bentuk motivasi bagi para atlet, sehingga mereka mampu meningkatkan prestasinya saat Asian Games," kata Rildo.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta Peluru Nyasar dari Pistol Glock 17 yang Menembus Gedung DPR

    Inilah fakta-fakta peluru nyasar, dari Glock 17, yang menembus jendela jendela gedung DPR di lantai 13 dan 16 Gedung DPR pada Senin, 15 Oktober 2018.