Gagal Raih Emas Asian Games 2018, Sri Wahyuni Dapat Perak

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet angkat besi putri Indonesia Sri Wahyuni Agustiani. REUTERS/Jason Reed

    Atlet angkat besi putri Indonesia Sri Wahyuni Agustiani. REUTERS/Jason Reed

    TEMPO.CO, Jakarta - Lifter putri Indonesia, Sri Wahyuni, gagal mempersembahkan medali emas Asian Games 2018 di kelas 48 kilogram putri. Dalam lomba di Hall A2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018, atlet 24 tahun itu hanya merebut perak karena kalah bersaing dengan atlet Korea Utara, Ri Song Gum.

    Sri mengangat beban seberat 195 kilogram (snatch 88 kilogram dan clean and jerk seberat 107 kilogram). Sedangkan Song Gum melakukan angkata total 199 kilogram (snatch 87 kilogram dan clean and jerk 112 kilogram).

    Posisi ketiga ditempati Thailand, Thunya Sukchaoen, dengan total angkata 189 kilogram. Atlet Indonesia lainnya di kelas ini, Putri Yolanda, berada di posisi ke-10 dengan angkatan 162 kilogram. 

    Dalam angkatan snatch, Sri Wahyuni berhasil mengangkat beban seberat 88 kilogram pada angkatan pertama, disusul beban 85 kilogram pada angkatan kedua, dan 88 kilogram pada angkatan ketiga. 

    Sri sempat unggul karena Ri Song Gum mampu mengangkat 86 dan 87 kilogram, tapi gagal pada angkatan 90 kilogram.

    Namun, pada Clean and Jerk, Sri Wahyuni hanaya bisa mengangkat beban 107 kilogram pada percobaan pertama dan gagal dengan angkatan 112 kilogram pada percobaan kedua. Pesaingnya dari Korea Utara berhasil mengangkat beban seberat 115 kilogram pada percobaan pertamanya.

    Dengan perak dari Sri Wahyuni, Indonesia kini sudah mengumpulkan 4 emas, 2 perak, dan satu perunggu dalam Asian Games ini. 

    SAPRI MAULANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.