Jumat, 21 September 2018

Langsung Kalah di Jepang Terbuka, Della / Rizki Siap Jika Dipisah

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan pemain bulu tangkis Indonesia, Rizki Amelia Pradipta dan Della Destriani Harris, bertanding melawan pasangan Jepang, Misaki Matsumoto dan Ayaka Takahashi, dalam laga semifinal bulu tangkis beregu putri Asian Games 2018 di Jakarta, Selasa, 21 Agustus 2018. Pasangan ganda Indonesia ini kalah dengan skor 13-21 dan 10-21. TEMPO/Amston Probel.

    Pasangan pemain bulu tangkis Indonesia, Rizki Amelia Pradipta dan Della Destriani Harris, bertanding melawan pasangan Jepang, Misaki Matsumoto dan Ayaka Takahashi, dalam laga semifinal bulu tangkis beregu putri Asian Games 2018 di Jakarta, Selasa, 21 Agustus 2018. Pasangan ganda Indonesia ini kalah dengan skor 13-21 dan 10-21. TEMPO/Amston Probel.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan ganda putri Indonesia Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta takluk di babak pertama turnamen bulu tangkis Japan Open 2018, Rabu, 12 September 2018. Kekalahan Della / Rizki semakin memperkuat wacana pemisahan pasangan itu.

    Baca juga: Pasangan Della / Rizki Terancam, Kecuali Berjaya di 3 Turnamen

    Sebelum pertandingan, pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian telah mewanti-wanti anak asuhnya agar tampil maksimal. Meski berhasil menembus peringkat 11 dunia, namun tak ada satu pun gelar yang diraih pasangan ini di  2018. Eng Hian pun mewacanakan perombakan pasangan jika kondisi ini berlanjut.

    "Sebetulnya ultimatum dari pelatih bukan jadi beban buat kami, kami mau menunjukkan juga kemampuan kami sejauh mana. Kalau memang hasilnya kurang bagus juga, mungkin memang sudah sepatutnya kami dipisah, siapa tahu hasilnya akan lebih baik," ujar Della, dalam keterangan resmi PP PBSI.

    Dalam pertadingan itu, Della / Rizki dikalahkan wakil tuan rumah Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata 13-21, 21-15, 11-21. Sakuramoto/Takahata memang sedang on fire. Selain tampil di depan pendukung sendiri, mereka juga baru saja menjuarai Spain Masters 2018 dan menembus peringkat 10 dunia.

    "Kami bermain dalam tekanan. Di game kedua, kami memaksakan bermain drive menyerang. Tetapi pada game ketiga, mereka selalu memaksakan reli dan balik menyerang," kata Rizki.

    Ultimatum dari Eng Hian tak hanya berlaku bagi Della/Rizki. Pasangan ganda putri lain Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani juga mendapat peringatan yang sama. Nasib Anggia/Ketut harus sama dengan Della/Rizki. Mereka ditaklukkan pasangan Jepang, Misato Aratama/Akane Watanabe, dengan skor 16-21, 18-21.

    Kedua pasangan ini masih mempunyai dua turnamen lagi untuk membuktikan kemampuan mereka, yakni China Open 2018 dan Korea Open 2018 yang juga digelar di bulan September ini.

    Jika kembali gagal membuktikan diri, maka perombakan akan dilakukan Eng Hian. Della akan dipasangkan dengan Anggia, sedangkan Rizki akan berpasangan dengan Ketut.

    "Kami maunya sih tetap berpasangan dan coba terus, tapi mungkin pelatih melihat dari turnamen keseluruhan. Sekarang pasangan Jepang mendominasi di ganda putri, mereka sudah hafal sekali permainan kami ganda putri Indonesia. Mungkin koh Didi (Eng Hian) mau mencoba ubah pasangannya, siapa tahu ada peluang yang lebih baik," kata Rizki.

    Dengan hasil ini, sektor ganda putri hanya menyisakan pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang baru akan bertanding di babak kedua Japan Open 2018, besok, Kamis 13 September 2018. Greysia/Apriyani akan berhadapan dengan Sakuramoto/Takahata yang menaklukkan Della / Rizki.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.