Kemenpora: Dana Operasional Penari Ratoh Jaroe Sudah Cair

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan penari membawakan tarian Ratoh Jaroe dalam pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu, 18 Agustus 2018. INASGOC/Boy T. Harjanto

    Ribuan penari membawakan tarian Ratoh Jaroe dalam pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu, 18 Agustus 2018. INASGOC/Boy T. Harjanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa Broto memastikan dana operasional bagi para penari Tari Ratoh Jaroe sudah turun. Ia menduga ramainya protes di media sosial tentang belum cairnya honor pengisi acara pembukaan Asian Games  2018 karena salah komunikasi antara siswa dengan sekolah.

    Baca: Tari Ratoh Jaroe yang Menakjubkan di Pembukaan Asian Games 2018

    "Dari kami uangnya sudah selesai dikirim ke vendor," kata dia di Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

    Gatot, yang juga menjabat sebagai penanggung jawab keuangan Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc), menyatakan setiap anak atau penari diberi alokasi dana operasional sebesar Rp 200 ribu setiap kali latihan.

    Di sisi lain, lanjut dia, Kemenpora juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memastikan dana operasional sampai ke siswa. "Jadi ada beberapa termin pembayaran dan memastikan sisanya sudah diberikan," ucapnya.

    Sebelumnya beredar kabar di media sosial yang menyatakan panitia pelaksana Asian Games belum membayarkan honor para penari Ratoh Jaroe yang terlibat dalam acara pembukaan. Kendati para penari tidak mengharapkan bayaran namun disebut-sebut panitia telah menjanjikannya.

    Sekretaris Jendral Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Eris Herriyanto menambahkan, persoalan dana operasional sudah selesai. Ia mengatakan proses pembayaran uang operasional sudah dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu pada April, Juni, dan 17 September 2018. "Saat ini sudah tidak ada masalah," kata dia.

    Salah satu wali murid SMA 34 Jakarta, yang siswanya menjadi bagian penari, Ayu Prabawati menyatakan, besaran dana yang diterima hanya sebesar Rp 40.000 per anak untuk setiap latihan.

    Menurut dia, hal yang menjadi perhatian para siswa ialah transparansi dana operasional. "Karena sempat dikatakan dananya sebesar US$ 15," ucapnya.

    Baca:  Ribut Honor Penari Ratoh Jaroe Asian Games, 2 SMA Angkat Bicara 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H