MMA One Championship: Stefer Rahardian Gagal Bangkit di Jakarta

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petarung MMA asal Indonesia, Stefer Rahardian, saat tampil di ajang One Championship di Jakarta, Sabtu 12 Mei 2018. (One Championship)

    Petarung MMA asal Indonesia, Stefer Rahardian, saat tampil di ajang One Championship di Jakarta, Sabtu 12 Mei 2018. (One Championship)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petarung Indonesia, Stefer Rahardian, gagal bangkit setelah kalah dari wakil Cina, Peng Xue Wen, pada laga MMA One Championship 2018 kelas jerami di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu malam, 22 September 2018.

    Dengan kekalahan beruntun ini rekor petarung asal Jakarta pada kejuaraan tarung bebas menjadi 9-2. Kekalahan sebelumnya didapat saat bertandang ke Filipina, Agustus lalu dari Rene "The Challenger" Catalan.

    Laga di Jakarta ini sebenarnya akan dijadikan Stefer untuk bangkit setelah mengalami kekalahan pertama di One Championship. Namun, kondisi di atas ring berbeda karena justru kembali mengalami kekalahan. Gurat tidak puas sangat terlihat pada petarung yang berjuluk The Lion itu.

    Tanda-tanda kekalahan Stefer ini mulai terlihat sejak ronde pertama. Petarung yang didukung Bali MMA ini kesulitan untuk mengajak lawan bermain di grappling seperti yang dilakukan selama ini. Lawan justru mengajak bermain terbuka dengan mengandalkan pukulan dan tendangan.

    Kondisi yang sama juga terjadi di ronde kedua. Bahkan Stefer sempat terjatuh karena kerasnya tendangan lawan. Petarung berusia 31 tahun ini berusaha membalas tekanan lawan, namun lawan yang lebih muda lebih cerdik dengan terus melakukan pertarungan terbuka.

    Di ronde ketiga, Stefer terus mencoba menekan. Bahkan, cenderung berani. Namun, apa yang dilakukan justru membuat lawan beberapa kali mendaratkan pukulan ke wajahnya. Kondisi ini membuat Stefer sulit karena sang juri akhirnya memberikan kemenangan kepada Peng Xue Wen. Rasa kecewa terlihat pada petarung asal Jakarta itu.

    "Lawan memang cukup bagus. Selain itu pada pertarungan tadi saya juga mencoba hal baru. Bukan hanya grappling. Tapi hasilnya memang belum maksimal," kata Stefer usai pertarungan.

    Kekalahan dari Peng, kata Stefer akan dijadikan pelajaran berharga karena sebagai petarung profesional juga dituntut untuk berkembang terutama dalam hal teknik pertarungan. Pihaknya akan terus mencoba materi baru sesuai dengan program pelatih.

    "Saya juga ada sedikit masalah pada kaki kiri. Sebenarnya ini bukan menjadi alasan. Yang jelas saya harus segera memperbaiki transisi," kata petarung berusia 31 tahun itu.

    Setelah pertarungan MMA Ona Championship ini, kata Stefer pihaknya akan kembali berlatih keras serta melakukan penyembuhan cedera karena pertarungan berikutnya sudah menunggu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H