INAPGOC: Asian Para Games 2018 Bukan Sekedar Prestasi, Tapi ...

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah atlet difabel mengikuti simulasi transportasi persiapan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Simulasi ini dilakukan untuk mengetahui waktu tempuh dari Wisma Atlet Kemayoran ke 19 <i>venue</i> Asian Para Games 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah atlet difabel mengikuti simulasi transportasi persiapan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Simulasi ini dilakukan untuk mengetahui waktu tempuh dari Wisma Atlet Kemayoran ke 19 venue Asian Para Games 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC), Sylviana Murni mengatakan bahwa ukuran kesuksesan Asian Para Games 2018 bukan sekedar prestasi. 

    Lebih dari itu, Asian Para Games 2018 diharapkan membuka pemahaman bahwa Indonesia merupakan negara yang ramah terhadap kaum disabilitas.

    “Keinginan kita sebenarnya bukan sekedar prestasi yang diraih, tetapi lebih untuk memperkenalkan kisah-kisah yang Inspiratif kepada masyarakat Indonesia,” ujar Sylviana di Jakarta, Rabu 26 September 2018.

    “INAPGOC juga ingin menunjukkan kesan kepada dunia, bahwa Indonesia adalah negara yang ramah terhadap kaum disabilitas. Kesan itulah yang ingin ditinggalkan sebagai warisan penyelenggaraan Asian Para Games di Indonesia,” kata Sylviana lagi.

    Kesan ramah tersebut timbul dari penyediaan fasilitas-fasilitas umum di arena pertandingan, penginapan, dan tempat umum yang dapat dengan mudah diakses kaum disabilitas.

    “Meskipun belum sempurna, kita sudah berusaha keras. Beberapa masalah muncul karena arena yang digunakan untuk Asian Para Games adalah situs sejarah seperti Stadion Utama GBK, jadi tidak bisa diubah begitu saja. Untuk mengakalinya, kita sediakan fasilitas disabilitas yang sifatnya temporer,” ujar mantan Walikota Jakarta Pusat itu lagi.

    Asian Para Games 2018 akan dipusatkan di Jakarta. Sebanyak 18 cabang olahraga khusus disabilitas ditampilkan di 19 arena. Sebanyak 8 arena berada di kawasan GBK Senayan, sedangkan 11 lagi tersebar mulai Ancol hingga Sentul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.