Tinju Dunia: Tyson Fury Tantang Deontay Wilder Pada 1 Desember

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju asal Inggris, Tyson Fury berpose sambil menimbang berat badannya jelang pertandingan melawan Wladimir Klitschko dalam tinju kelas berat di in Essen, Jerman, 27 November 2015. Tyson Fury, menyatakan pertarungannya melawan juara dunia tinju asal Ukraina, Wladimir Klitschko, akan menjadi laga yang mudah. AP/Martin Meissner

    Petinju asal Inggris, Tyson Fury berpose sambil menimbang berat badannya jelang pertandingan melawan Wladimir Klitschko dalam tinju kelas berat di in Essen, Jerman, 27 November 2015. Tyson Fury, menyatakan pertarungannya melawan juara dunia tinju asal Ukraina, Wladimir Klitschko, akan menjadi laga yang mudah. AP/Martin Meissner

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju kelas berat Inggris, Tyson Fury manantang juara kelas berat versi badan tinju dunia WBC, Deontay Wilder. Pertarungan mereka akan digelar di Staples Center Los Angeles pada 1 Desember 2018.

    Ini adalah upaya kedua Fury menantang juara dunia kelas berat. Sebelumnya Fury menantang juara kelas berat sejati Wladimir Klitschko dan menang angka.

    Baca: Tinju Dunia: Soal Rencana Laga Daud Yordan, Begini Kata Promotor

    Sayang dia tak sempat mempertahankan gelar karena masalah manajerial.

    “Akhirnya keinginan saya untuk berjumpa Deontay di atas ring tercapai. Ini merupakan peluang yang sangat baik untuk kembali ke pentas teratas dunia,” kata Fury.

    “Saya belum pernah kalah di dalam maupun di luar ring. Deontay juga belum pernah kalah, namun nanti dia akan merasakan kekalahan pertamanya,” ujar Fury.

    Baca: Tinju Dunia: Daud Yordan Tantang Athony Crolla

    Kedua petinju memiliki fisik yang seimbang. Fury berusia 30 tahun dengan postur 206 cm, sementara Wilder berusia 32 tahun dengan postur 201 cm.

    Keduanya juga belum pernah kalah dalam pentas tinju dunia. Wilder memiliki rekor 40-0-0 (39 KO) sedangkan Fury mengusung rekor 27-0-0 (19 KO).

    THE SUN | BOXREC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.