Selasa, 11 Desember 2018

Asian Para Games: Tim Renang Estafet Indonesia Gagal Bertanding

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah atlet renang Asian Para Games 2018 berlatih di lapangan akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. ANTARA/Galih Pradipta

    Sejumlah atlet renang Asian Para Games 2018 berlatih di lapangan akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim atlet renang Indonesia gagal bertanding di nomor estafet 4 x 100 meter putra, yang dijadwalkan pukul 11.20 tadi. Hal ini ditengarai karena tim Indonesia terlambat saat hendak mendaftar ulang.

    Baca: Asian Para Games 2018: Suparniyati Raih Emas Para Atletik

    Salah satu pelatih tim renang Indonesia, Dimin, mengatakan hal itu merupakan kekeliruan mereka. Pasalnya, saat itu mereka sedang mengurusi atlet lain yang juga belum terdaftar. "Iya, memang terlambat, jadi tidak bisa turun (bertanding)," katanya saat dihubungi Tempo, Senin, 8 Oktober 2018.

    Menurut Dimin, mereka sudah berusaha semampunya menebus kesalahan itu agar tim estafet tetap dapat bertanding. Namun ketatnya peraturan Inapgoc membuat mereka mau tidak mau merelakan nomor tersebut tidak bertanding.

    Selain Indonesia, Dimin menuturkan Kamboja juga telat mendaftarkan atletnya dalam laga ini. Ia pun menampik keterlambatan bukan karena nomor ini tidak diunggulkan, tapi murni akibat kesalahan mereka.

    Baca: Asian Para Games 2018: Rica Oktavia Pecahkan Rekor Asia

    Perenang Jendi Pangabean merupakan salah seorang anggota tim estafet ini. Di nomor gaya bebas 100 meter, Jendi berhasil lolos ke partai final, yang akan digelar pukul 19.19 nanti.

    FIKRI ARIGI


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.