Marquez Berpeluang Ulang Sejarah: Juara Dunia MotoGP di Motegi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyemprotkan sampanye saat melakukan selebrasi di atas podium setelah berhasil memenangi GP Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, 7 Oktober 2018. REUTERS/Soe Zeya Tun

    Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyemprotkan sampanye saat melakukan selebrasi di atas podium setelah berhasil memenangi GP Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, 7 Oktober 2018. REUTERS/Soe Zeya Tun

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Honda, Marc Marquez, berpeluang mengulang sejarah dalam lomba MotoGP di sirkuit Motegi, Jepang, pada akhir pekan ini. Ia bisa menjadi juara dalam balapan itu, seperti yang terjadi pada 2016.

    Dengan empat balapan tersisa, Marquez kini kokoh di puncak klasemen dengan 271 poin, unggul 77 poin poin dari Andrea Dovizioso (Ducati). Bila ia bisa mencetak poin dan finis di depan Dovizioso, maka dia menjadi juara dunia untuk kelima kalinya atau untuk ketujuh kalinya di kelas yang berbeda.

    Dovizioso, yang kini mengantongi 194 poin, harus finis di depan Marquez jika ingin memperbesar peluang untuk meraih juara dunia.

    Pada 2010 dan 2014 Dovizioso meraih pole position di Sirkuit Motegi. Musim lalu dia juara di sana, setelah mengalahkan Marquez di duel sengit di bawah guyuran hujan.

    Penantang lainnya bagi Marquez adalah "the Doctor", Valentino Rossi. Pembalap veteran asal Italia itu masih menunjukkan konsistensinya dengan menduduki peringkat tiga klasemen pebalap sementara walaupun dirundung masalah performa motor Yamaha-nya.

    Di balapan MotoGP Thailand, Yamaha menunjukkan performa bagus setelah Rossi finis keempat dan Maverick Vinales finis podium ketiga di tengah balapan bersuhu panas dan memiliki tingkat keausan ban tinggi. Bisa jadi balapan di Sirkuit Internasional Chang, Buriram itu menjadi titik balik tim Yamaha.

    Akhir pekan ini , Jorge Lorenzo, yang mengalami kecelakaan parah di Aragon, dikabarkan akan kembali membalap di Motegi untuk menantang Marquez. Rekan satu tim Dovizioso itu juga memiliki CV yang bagus di sirkuit Jepang tersebut dengan tiga kali finis di podium pertama.

    Sementara itu, di bawah posisi Lorenzo di peringkat lima besar klasemen pebalap ada pertarungan pembalap dari tim independen yang semakin sengit. Tiga pebalap, Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) mengantongi 128 poin, Danil Petrucci (Alma Pramac Racing) 126 dan Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3) 123, memiliki selisih poin tipis.

    Sirkuit MotoGP Twin Ring Motegi yang berkarakter menuntut pengereman keras pada Ahad nanti akan menjadi penentu semuanya. Marquez yang diproyeksikan untuk kembali mengulang sejarah, dengan Andrea Dovizioso sebagai penantang utama di lintasan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.