F1 GP Amerika: Sergio Perez, Pembalap Hebat yang Jago Berbisnis

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton (dua dari kanan), berpose dengan pembalap Ferrari Kimi Raikkonen (kiri), dan pembalap Force India, Sergio Perez, di Baku, Azerbaijan, 29 April 2018. Kimi berada di posisi kedua, sementara Sergio di posisi ketiga. AP/Luca Bruno

    Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton (dua dari kanan), berpose dengan pembalap Ferrari Kimi Raikkonen (kiri), dan pembalap Force India, Sergio Perez, di Baku, Azerbaijan, 29 April 2018. Kimi berada di posisi kedua, sementara Sergio di posisi ketiga. AP/Luca Bruno

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap asal Meksiko Sergio Perez akan melanjutkan membalap untuk tim Force India pada 2019, demikian tim F1 itu pada Kamis 18 Oktober menjelang GP Amerika Serikat di Austin, Texas akhir pekan ini.

    Force India belum mengumumkan siapa pendamping Perez, tapi kemungkinan adalah pebalap asal Kanada Lance Stroll, yang ayahnya mengepalai konsorsium yang sekarang mengendalikan tim tersebut.

    Perpanjangan kontrak Perez juga berarti bahwa pembalap muda asal Prancis Esteban Ocon, rekan satu tim Perez musim ini, tidak akan masuk ke jajaran pembalap tahun depan.

    Perez (28) memainkan peran penting di dalam peristiwa pengambilalihan kepemilikan tim Force India pada Agustus dan pernah mengatakan bahwa dia tidak terlalu mencemaskan masa depannya dan dia tahu ke mana dia akan membalap tahun depan.

    Force India yang sebelumnya dimiliki Vijay Mallya, dinyatakan pailit di bulan Juli setelah Perez mengumumkan bahwa tim itu berhutjuta US$ 4,01 juta atau sekitar Rp 60 miliar.

    Kemudian Mercedes dan sponsor tim BWT juga mengumumkan bahwa Force India masih memiliki hutang dalam jumlah yang tidak sedikit ke mereka.

    Tim yang kini dinamai Racing Point Force India untuk membedakan mereka dari nama sebelumnya Sahara Force India diharapkan akan mengganti nama lagi tahun depan.

    "Saya sangat senang akhirnya bisa mengumumkan masa depan saya dan saya sangat termotivasi untuk 2019," kata Perez melalui pernyataan resmi tim menjelang balapan GP Amerika Serikat.

    "Force India telah menjadi rumah saya sejak 2014 dan telah memungkinkan saya berkembang sebagai seorang pembalap dan menunjukkan kemampuan saya di trek," kata Perez.

    Pembalap asal Meksiko itu bergabung dengan Force India setelah mengalami satu tahun yang sulit bersama McLaren dan dua musim dengan Sauber.

    Dia mengantongi lima finis podium dengan Force India termasuk finis ketiga di Azerbaijan pada April lalu.

    Perez tak hanya pembalap F1 yang jago, dia juga pebisbis yang mampu membawa sponsor kakap bagi tim.


  • F1
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?