Selasa, 13 November 2018

Menpora Dukung Langsung Atlet Indonesia di Youth Olympic Games

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Imam Nahrawi saat berada di tengah-tengah kontingen Indonesia di Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires, Argentina. (Kemenpora)

    Menpora Imam Nahrawi saat berada di tengah-tengah kontingen Indonesia di Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires, Argentina. (Kemenpora)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menpora Imam Nahrawi mendukung langsung atlet Indonesia yang berjuang di Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires, Argentina. Dukungan langsung itu membuat kontingen Indonesia berhasil memecahkan rekor pada ajang yang digelar 6-18 Oktober tersebut.

    Indonesia mampu memutus tren buruk tak pernah mendapatkan medali di Youth Olympic Games. Pada ajang kali ini, kontingen Indonesia yang berjumlah 18 atlet merebut satu medali.

    Hasil itu dipersembahkan atlet Indonesia dari cabang olahraga angkat besi. Lifter putri Nur Vinatasari meraih perunggu dari cabor angkat besi kelas -53 kilogram.

    "Terima kasih Youth Olympic Games Buenos Aires 2018. Terima kasih atas pengalaman yang berharga untuk para atlet muda kita. Olimpiade adalah level tertinggi dari pesta olahraga multi event. Tidak mudah untuk masuk ke dalam level ini," ujar Imam.

    "Hanya yang punya cukup peringkat saja bisa ikut ambil bagian di semua jenis Olimpiade. Sekembalinya dari Argentina dan juga setelah selesai perhelatan Asian Games dan Asian Para Games 2018, mari kembali mempersiapkan diri untuk prestasi yang lebih baik di level yang lebih tinggi," sambung Imam.

    Usai mendukung para atlet muda di Argentina, Menpora Imam Nahrawi dijadwalkan menyambangi Belanda sebelum pulang ke Tanah Air. Imam akan menghadiri pertemuan dengan beberapa federasi pencak silat untuk memperjuangkan cabor tersebut dipertandingkan eksebisi di Olimpiade Tokyo 2020.g


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.