Helikopter Pemilik Leicester City Jatuh dan Terbakar

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter milik bos Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha. Reuters/Darren Staples

    Helikopter milik bos Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha. Reuters/Darren Staples

    TEMPO.CO, Jakarta - Helikopter pemilik klub Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, mengalami kecelakaan dan jatuh terbakar di area parkir markas tim tersebut, Stadion King Power, Leicester, Inggris, Sabtu, 27 Oktober 2018. Kecelakaan terjadi setelah tim bermain imbang 1-1 melawan West Ham United.

    Berbagai media Inggris melaporkan hal tersebut, tapi tidak diketahui apakah Vichai berada di dalam helikopter tersebut saat kecelakaan terjadi. Pasalnya, helikopter itu meninggalkan lapangan sekitar sejam setelah pertandingan usai dan tak lama kemudian kecelakaan terjadi.

    Helikopter itu baru saja keluar dari atap stadion sebelum mengalami lepas kendali dan jatuh ke tanah kemudian meledak, kata salah seorang saksi mata, seperti dilansir Reuters.

    Pihak Leicester belum memberikan keterangan resmi, kecuali menyatakan bahwa mereka bekerja sama dengan pihak Kepolisian Leicestershire serta petugas keadaan darurat untuk menangani keadaan tersebut.

    Hal itu disampaikan melalui berbagai kanal media Leicester, baik itu media sosial maupun laman resmi mereka, pada Minggu pagi WIB. "Kami membantu Kepolisian Leicestershire dan petugas darurat menangani kecelakaan yang terjadi di Stadion King Power," bunyi pernyataan tersebut.

    "Klub akan mengeluarkan pernyataan lebih lengkap setelah ada informasi lebih jauh," seperti ditambahkan dalam pernyataan tersebut.

    Vichai begitu populer di kalangan penggemar Leicester, setelah ia membeli klub tersebut pada 2010. Di bawah kepemilikannya, The Foxes sukses mempecundangi klub-klub raksasa sekelas Manchester United, Liverpool, dan Chelsea demi memenangi trofi Liga Inggris pada 2016.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.