Selasa, 13 November 2018

Kerusakan Jakabaring Sport City Diperkirakan Rp 20 Miliar

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi atap arena tenis lapangan Jakabaring Sport City yang porak poranda dilanda angin langkisau di Palembang, Ahad, 28 Oktober 2018. Tiga venue mengalami kerusakan terparah, yaitu venue dayung, akutik, dan atletik. ANTARA/Nova Wahyudi.

    Kondisi atap arena tenis lapangan Jakabaring Sport City yang porak poranda dilanda angin langkisau di Palembang, Ahad, 28 Oktober 2018. Tiga venue mengalami kerusakan terparah, yaitu venue dayung, akutik, dan atletik. ANTARA/Nova Wahyudi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kerusakan kompleks olahraga Jakabaring Sport City, Palembang, akibat angin kencang pada Sabtu, 27 Oktober 2018,  ditaksir menembus Rp 20 miliar.

    Baca: 3 Titik Kerusakan Parah Venue Jakabaring Akibat Disapu Angin

    Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, seusai memantau langsung kerusakan, Minggu, 28 Oktober 2018, mengatakan nilai kerugian tersebut didapat berdasarkan perhitungan sementara terhadap kerusakan yang terjadi pada 18 arena di JSC.

    “Saya sudah pantau langsung, ada yang berat, sedang dan ringan. Hampir Rp20 miliar, tapi ada yang masih tanggungan asuransi,” kata dia.

    Herman Deru mengatakan kerusakan terparah terjadi pada Stadion Akuatik karena atapnya terlepas. Atapnya yang terbuat dari membran itu diperkirakan senilai Rp 3,6 miliar.

    Selain itu, arena yang juga rusak cukup parah yakni Stadion Atletik karena dua unit menara lampu rubuh. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 6 miliar.

    Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan melaporkan estimasi kerusakan ini ke kementerian terkait, terutama untuk arena dayung yang saat ini masih dalam kategori tanggung jawab pemerintah pusat. “Venue dayung ini rencananya mau diserahkan besok (Senin, 29/10). Jadi tidak menjadi tanggung jawab kami,” kata Herman.

    Sebagian besar arena di JSC ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sehingga kemungkinan besar akan mengucurkan dana APBD untuk memperbaikinya. “Akan tetapi, sedapat mungkin dana APBD kita jangan terpakai. Kami akan memanggil lagi perusahaan-perusahaan yang memberikan CSR-nya. Jika pun terpakai, kecil saja,” kata Herman.

    Krena ini kasus khusus, seperti Arena Boling yang memiliki peralatan mekanis sensitif, Herman Deru memberikan instruksi ke pengelola untuk segera ditanggulangi menggunakan dana taktis. “Untuk yang riskan mekanikal seperti boling, atasi dulu takut air masuk,” ujarnya.

    Herman menambahkan, setelah kejadian ini, Pemprov Sumsel berencana mengasuransikan semua arena. Selain itu menargetkan untuk menuntaskan perbaikan sebelum akhir tahun karena pada 2019 sudah diagendakan menjadi tuan rumah kegiatan internasional.

    Sejumlah arena di Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City, Palembang mengalami kerusakan parah akibat dihamtam hujan disertai angin kencang, Sabtu siang, sekitar pukul 14.00 WIB, sekitar 30 menit.

    Simak: Jakabaring Sport City Porak-poranda Usai Diterjang Puting Beliung

    BMKB merilis kejadian ini disebabkan oleh terbentuknya awan cumulonimbus atau awan hitam pekat karena pengaruh karakteristik permukaan topografi wilayah Jakabaring yang relatif rata dan sebagian besar merupakan lahan gambut.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.