Selasa, 13 November 2018

Teken Kontrak, Mayweather Setuju Melawan Kickboxer Jepang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan juara dunia tinju tak terkalahkan, Floyd Mayweather Jr. (boxingscene.com)

    Mantan juara dunia tinju tak terkalahkan, Floyd Mayweather Jr. (boxingscene.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju asal Amerika Serikat Floyd Mayweather Jr mengumumkan bahwa ia telah menandatangani kontrak dengan promotor RIZIN Fighting Federation untuk bertarung melawan kickboxer Jepang Tenshin Nasukawa pada malam Tahun Baru 2019 di Saitama.

    Wayweather, 41 tahun, yang telah meraih juara dunia tinju di lima kelas, belum pernah tampil dalam pertarungan mixed martial arts (MMA) profesional.

    Baca: Khabib Nurmagomedov Siap Hadapi Mayweather Dua Kali

    Format dan peraturan untuk pertarungan melawan petarung Jepang berusia 20 tahun itu juga belum ditetapkan.

    Dalam konferensi pers di Tokyo, Senin, Mayweather mengatakan bahwa keputusannya untuk bertarung di Jepang akan memperluas reputasi globalnya.

    "Saya ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Saya ingin menunjukkan kemampuan saya di luar Amerika Serikat, dan pada pertarungan spesial," katanya.

    Mayweather, yang belum terkalahkan selama kariernya, melanjutkan, "Saya sudah berbicara dengan tim saya dan dengan pihak RIZIN, dan kami sepakat. Saya sudah tampil di Amerika Serikat dalam semua 50 pertarungan saya... sebagai seorang profesional saya belum dapat kesempatan untuk keluar Amerika Serikat untuk menunjukkan kemampuan saya kepada dunia."

    Baca: MMA: Mayweather Jr Terima Tantangan Khabib, Ini Syaratnya ...

    Nasukawa bertarung baik di MMA maupun kickboxing murni. Ia telah memenangi keempat pertarungan di MMA. Jika tinju hanya menggunakan kepalan tangan, dalam MMA boleh memakai tangan, kaki, sikut, dan juga bergulat.

    Mayweather mengatakan, peraturan pertarungan nanti akan ditetapkan dalam beberapa pekan ke depan.

    Terakhir kali Mayweather tampil pada 2017 melawan Conor McGregor sehingga rekor karir tinjunya menjadi 50-0 dan meraup total US$ 300 juta. Pihak RIZIN tidak mengungkapkan nilai bayaran untuk pertarungan pada malam Tahun Baru itu.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.