Bulu Tangkis: Usai Gilas Makau 5-0, Ini Harapan Pemain Indonesia

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti, ganda putri junior Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017. (badmintonindonesia.org)

    Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti, ganda putri junior Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan bulu tangkis ganda putri junior Indonesia Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti berharap bisa mencapai babak semifinal dalam Kejuaraan Dunia Junior BWF 2018 yang berlangsung 5-18 November di Ontario, Kanada.

    "Target awal semifinal dulu, satu-satu. Tapi harapannya pasti bisa menjadi juara," kata Agatha melalui siaran pers Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) seusai Indonesia menang 5-0 atas Makau, Selasa 6 November.

    Baca: Fuzhou China Open: Jonatan dan Anthony Bisa Bertemu di Babak Ke-2

    Lebih lanjut, perempuan berusia 18 tahun itu mengaku 2018 akan menjadi tahun terakhirnya untuk memperkuat tim junior Indonesia.

    Dengan begitu, keinginannya untuk memenangi kejuaraan tersebut amat besar.

    Saya ingin sekali membawa nama Indonesia ke podium juara. Apalagi ini adalah tahun terakhir saya sebagai junior," ujar Agatha.

    Sementara itu, rekan Agatha, Siti Fadia Silva Ramadhanti juga berharap mampu menyumbangkan hasil yang maksimal bagi Indonesia dalam nomor pertandingan beregu kejuaraan dunia junior 2018 itu.

    Baca: Peraih Medali Asian Games Bulu Tangkis Terima Tawaran Jadi PNS

    "Semoga kami bisa terus melaju sampai ke partai puncak. Kami bertekad untuk bisa memberikan hasil maksimal dalam kejuaraan ini," ungkap perempuan yang akrab disapa Fadia itu.

    Pasangan ganda putri Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengawali perjuangan Indonesia melawan Makau di Kejuaraan Dunia BWF 2018, dengan mengalahkan pasangan Cheong I Teng/Wong Cheng Wa dengan skor 21-5 dan 21-4.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.