Pembalap Australia Jesse Ewart Rajai Etape 3 Tour de Singkarak

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Balap Sepeda. Antara/Iggoy el Fitra

    Ilustrasi Balap Sepeda. Antara/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap asal Australia Jesse Ewart (Team Sapura Cycling) merajai etape III balap sepeda Tour de Singkarak 2018 yang melintasi rute Kabupaten Solok-Tanah Datar. Ia dengan merebut tiga jersey sekaligus, Selasa.

    Ewart menyelesaikan balapan sejauh 150,4 km itu dengan waktu tiga jam 41 menit dan 49 detik. Ia pun merebut jersey kuning sebagai pembalap tercepat di klasemen umum.

    Peringkat dua balapan etape III diraih oleh pembalap Kolombia Edwin Arnulfo Parra Bustamante (Ningxia Sport Lottery - Livall Cycling team) dengan selisih waktu satu menit 37 detik. Di posisi ketiga ada Nikodemus Holler asal Jerman (Bike Aid) di peringkat ketiga.

    Selain merebut jersey kuning, Ewart juga merebut jersey hijau untuk kategori raja sprint dan jersey polkadot untuk kategori tanjakan (King of Mountain).

    "Hari ini saya sedikit beruntung. Saya melakukan 'breakaway', jadi saya memiliki start lebih depan hingga akhir balapan. Jadi memisahkan diri dari peleton utama adalah strategi saya dan ternyata berjalan dengan cukup baik," kata Ewart.

    Ewart akan berusaha mempertahankan tiga jersey yang dia raih hari ini di balapan etape IV yang akan menempuh rute Padang-Agam pada Rabu.

    "Balapan besok akan lebih sulit. Saya tak tahu apakah bisa mempertahankan ketiga jersey ini besok. Saya akan berusaha melakukan yang terbaik," kata Ewart.

    Muhammad Abdurrohman (tim KFC) merebut jersey merah putih di kategori pembalap Indonesia terbaik di etape III.

    Hingga etape III Tour de Singkarak, Thailand Continental Cycling Team masih memuncaki klasemen tim umum diikuti KFC Cycling Team dan Bike Aid.

    Sementara untuk kategori tim Indonesia, KFC Cycling Team masih unggul di peringkat satu diikuti oleh PGN Road Cycling Team dan Advan Customs Cycling Team.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.