Pulih dari Kanker, Lee Chong Wei Bidik Emas Olimpiade

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain bulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei berusaha mengembalikan shuttlecock saat bertanding melawan pemain bulu tangkis India, Prannoy Haseena Sunil pada Kejuaraan BCA Indonesia Open 2017 di JCC Senayan, Jakarta, 15 Juni 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pemain bulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei berusaha mengembalikan shuttlecock saat bertanding melawan pemain bulu tangkis India, Prannoy Haseena Sunil pada Kejuaraan BCA Indonesia Open 2017 di JCC Senayan, Jakarta, 15 Juni 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan atlet bulu tangkis nomor satu dunia Lee Chong Wei ingin kembali bertanding setelah penyembuhan penyakit kanker hidungnya. Ia pun menatap peluang meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020.

    Dalam konferensi pers Kamis, peraih medali perak Olimpiade tiga kali asal Malaysia itu mengatakan bahwa ia belum berencana untuk mengundurkan diri dari bulu tangkis.

    "Saya mencintai olahraga ini dan saya ingin kembali dan mempersiapkan diri untuk turnamen berikut, namun seberapa cepat akan tergantung pada kondisi saya," kata Lee Chong Wei dalam konferensi pers pertama sejak didiagnosa sakit pada September.

    "Dokter menyarankan saya agar perlahan-lahan, dan saya harus mengikutinya ..saya telah mulai dengan latihan ringan di rumah. Tentu, emas Olimpiade tetap menjadi target dan mimpi saya," kata pemain berusia 36 tahun itu.

    Lee yang tahun ini meraih emas pada pesta olahraga negara persemakmuran di Australia, juga masih berharap bisa kembali tampil pada turnamen All England Maret tahun depan.

    Ia menjalani perawatan di Taiwan dan berat badannya turun lima kilogram. "Saat ini adalah masa-masa berat bagi saya. Terima kasih atas dukungan dari keluarga saya, teman dan para fans yang berharap saya segera pulih, itu yang penting," kata Lee yang dalam peringkat BWF kini di urutan delapan dunia.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Negara dengan Persentase Perokok Terbanyak Indonesia Tertinggi

    Jumlah perokok pria lebih banyak daripada wanita. WHO mencatat jumlah perokok di kawasan Asia dan Afrika meningkat.