Taiwan Terancam Tak Ikut Olimpiade Tokyo 2020, Ini Sebabnya...

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Unjuk rasa ribuan orang di Taipei, Taiwan menuntut referendum merdeka dari Cina, Sabtu, 20 Oktober 2018. [REUTERS]

    Unjuk rasa ribuan orang di Taipei, Taiwan menuntut referendum merdeka dari Cina, Sabtu, 20 Oktober 2018. [REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Taiwan terancam dilarang tampil dalam Olimpiade Tokyo 2020 jika memutuskan untuk menetapkan nama Taiwan sebagai pengganti Chinese Taipei dalam pergaulan olahraga internasional.

    Negara pulau di timur Cina itu akan menggelar referendum pada 24 November nanti, untuk menentukan nama negara sebagai Taiwan atau Chinese Taipei, jika tampil dalam kompetisi olahraga internasional.

    Niat Taiwan untuk meresmikan nama itu dalam kompetisi olahraga internasional tidak Akan mudah, sebab Komite Olimpiade Internasional (IOC) sudah menetapkan nama Chinese Taipei dalam keanggotaan sejak 1981.

    Perubahan nama negara mengandung konsekuensi hukum, dan IOC memiliki hak untuk melarang keikutsertaan sebuah negara yang berubah nama dalam kompetisi olahraga yang berada di wilayah yurisdiksi organisasi itu.

    Bahkan Taiwan bisa dikeluarkan dari keanggotaan IOC jika mengganti nama Chinese Taipei. Dan untuk masuk lagi, diperlukan proses panjang mulai awal.

    Taiwan tidak pernah secara resmi memproklamasikan kemerdekaan dari Cina. Pemerintah Cina di Beijing sendiri memaksa agar Taipei tidak melalukan hal tersebut.

    IOC dalam pernyataan resminya mengatakan tidak ingin mencampuri persoalan dalam negeri Taiwan dan hak untuk merdeka. Namun dalam pergaulan olahraga, sekat-sekat politik harus dihindari.

    SOUTH CHINA MORNING POST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.