Tinju Dunia Hari Ini: Bivol Lawan Pascal, Ada Siaran Langsung

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jean Pascal (kanan) memukul lawannya Bernard Hopkins. AP/The Canadian Press - Jacques Boissinot

    Jean Pascal (kanan) memukul lawannya Bernard Hopkins. AP/The Canadian Press - Jacques Boissinot

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara tinju dunia kelas berat ringan WBA asal Rusia, Dmitry Bivol, akan mempertahankan gelarnya dari tantangan petinju Kanada, Jean Pascal.

    Pertandingan Bivol vs Pascal digelar di Atlantic City, New Jersey, Amerika Serikat pada Sabtu malam 24 November 2018 atau Minggu pagi di Indonesia.

    Pertandingan nanti akan menjadi kesempatan ketiga bagi Bivol untuk mempertahankan gelarnya. Bivol menjadi juara setelah mengKO petinju Australia, Trent Broadhurst setahun lalu.

    Memiliki rekor bertanding 14-0-0 (11 KO), Bivol yang berusia 27 tahun adalah salah satu petinju muda berprospek paling cerah saat ini.

    “Ini adalah kesempatan yang bagus bagi saya untuk meningkatkan kemampuan, karena Pascal adalah petinju mantan juara dunia yang sangat berpengalaman,” ujar Bivol, yang kelahiran Kyrgyzstan.

    Sementara itu di sudut lain, Pascal akan mempentontonkan sisa-sisa kehebatannya. Petinju Kanada berdarah Haiti ini pernah menjadi juara kelas berat ringan WBC dan menghadapi petinju-petinju kenamaan macam Bernard Hopkins dan Sergey Kovalev.

    Dalam usia 36 tahun dengan bekal rekor 33-5-1 (20 KO), Pascal diprediksi bakal sulit mengimbangi Bivol secara fisik. Namun pengalaman Pascal akan banyak berperan untuk mengatur keterbatasan fisiknya dalam laga sepanjang 12 ronde.

    Sepanjang kariernya, Bivol belum pernah menghadapi petinju dunia dengan pengalaman segudang seperti Pascal.

    Laga tinju dunia ini akan ditayangkan langsung si TVOne dan kanal Fight Sports pada Minggu 25 November 2018 pukul 09.00 WIB.

    FIGHTNEWS | BOXREC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.