SEA Games 2019: Lombakan 56 Cabang, Ini Sikap Kemenpora

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ezra Walian, pemain naturalisasi asal Belanda ini sempat mencuri perhatian pecinta sepak bola tanah air saat memperkuat Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games. Erza Walian mencetak gol perdananya bagi Timnas Indonesia saat melawan Kamboja pada Grup B SEA Games. instagram.com

    Ezra Walian, pemain naturalisasi asal Belanda ini sempat mencuri perhatian pecinta sepak bola tanah air saat memperkuat Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games. Erza Walian mencetak gol perdananya bagi Timnas Indonesia saat melawan Kamboja pada Grup B SEA Games. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Federasi SEA Games memberi lampu hijau untuk jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di SEA Games 2019 Manila. Hasil pertemuan Federasi SEA Games dua hari lalu di Manila, Filipina, menetapkan sebanyak 56 cabang olahraga bisa dipertandingkan.

    Meski demikian, jumlah tersebut masih bisa berkurang. Federasi masih memberi waktu hingga 7 Desember kepada lima cabang olahraga lainnya yang saat ini tengah mengajukan usulan. Kelima olahraga itu diberi waktu untuk mendapatkan dukungan dari federasi internasional atau badan Asia. Lima olahraga itu ialah
    kurash, e-sports, surfing, skateboarding, dan jujitsu.

    Tuan rumah Filipina secara resmi akan mengumumkan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada 15 Desember 2018. Bila Filipina menetapkan 56 cabang jadi dipertandingkan, SEA Games kali ini menjadi pesta olahraga Asia Tenggara yang paling besar.

    Terakhir jumlah cabang terbanyak ialah pada SEA Games 2011 ketika Indonesia menjadi tuan rumah. Saat itu cabang yang dipertandingkan sebanyak 44. Sedangkan pada SEA Games 2017 di Malaysia ada 38 cabang yang dimainkan.

    Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto mengatakan bila melihat tradisi keterlibatan di SEA Games, Indonesia kerap mengikuti semua cabang.
    Meski demikian, kata dia, kementerian juga harus mempertimbangkan besaran anggaran untuk mengikuti semua cabang di SEA Games nanti. "Jadi setidaknya yang semaksimal mungkin yang berpotensi besar medali," kata Gatot di Jakarta, Selasa, 27 November 2018.

    Kemenpora, Gatot melanjutkan, mempunyai prioritas dalam hal turnamen atau kejuaraan yang diikuti atlet. Gatot mengatakan prioritas utama pemerintah ialah mendorong atlet berprestasi di tingkat Asia (Asian Games) dan Olimpiade. "SEA Games penting tapi kami mendukung atlet ke Olimpiade," ucapnya.

    STRAITS TIMES | ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.