Bulu Tangkis: Jonatan Christie, Anthony, Tontowi Ikuti Tes CPNS

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jonatan

    Jonatan "Jojo" Christie dan Anthony Sinisuka Ginting mengikuti tes penerimaan CPNS 2018. (Dok.PBSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Biasanya atlet-atlet bulu tangkis identik dengan kaus olahraga, melakukan gerakan gesit, dan keringat bercucuran di wajah mereka.

    Apalagi, legenda bulu tangkis Indonesia seperti Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, mereka identik dengan piala atau gelar juara, juga kerja sama yang mereka tampilkan di lapangan. Tapi, bagaimana ya, kalau mereka, atlet-atlet kebanggaan Indonesia ini diminta untuk berpakaian rapi dan duduk diam mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)?

    Foto-foto unggahan akun Twitter Badminton Indonesia atau @INABadminton pada sekitar jam 09.00 ini barangkali bisa menjawabnya.

    "Pagi ini, beberapa atlet kita sedang mengikuti Computer Assisted Test dalam rangkaian test penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil. Selamat berjuang!" tulis akun Twitter resmi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia, Rabu (28/11/2018).

    Dari foto tersebut terlihat beberapa atlet bulu tangkis kita seperti Jonatan "Jojo" Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Apriyani Rahayu, juga Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, sedang serius mengikuti tes komputer yang merupakan bagian dari tes masuk CPNS.

    Mereka terlihat menggunakan pakaian kemeja hitam-putih, rapi ,dan duduk dengan tenang. Tentunya mereka mengerjakan tes ini sendiri-sendiri, walaupun ada yang biasanya berduet di lapangan seperti The Minion, Kevin Sanjaya-Marcus Gideon. Ya, mengerjakan tes CPNS tidak boleh berduet, kan?

    Para atlet ini mendapatkan bonus untuk jadi CPNS atas jasanya memperoleh medali emas atau perak saat perhelatan Asian Games 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.